Lombok Post
Metropolis

Remaja Biasanya Asal Comot dan Langsung Bayar

JAGA TOKO: Dian Pertiwi, pegawai salah satu toko yang menyediakan pakaian dalam di Mataram Mall menunjukkan salah satu koleksi yang dijual di tokonya. Ferial/Lombok Post

Lingeri, banyak dijual secara bebas. Bahkan ada beberapa toko yang khusus menjual pakaian dalam super seksi ini. Banyak pengalaman pegawai toko yang menjual lingerie ini. Seperti apa?

***

LANTAI tiga Mataram Mall tampak legang siang itu. Tak lagi banyak stan yang berdiri di tempat itu. Hal ini dikarenakan beberapa stan mulai dipindahkan ke lantai dua. Ini membuat, Diva, sebuah toko pakaian dalam yang terdapat di sana, dapat terlihat jelas dari ujung ekskalator.

Dinding kaca yang transparan membuat semua isi toko pakaian dalam Diva terlihat jelas. Beberapa manekin berderet di depan kaca. Manekin-manekin itu menggunakan gaun malam yang super tipis dan transparan atau yang biasa disebut dengan lingerie. Di dekatnya berjejer pula aneka pakaian dalam lainnya yang tak kalah seksi.

Ketika Lombok Post masuk mengucapkan salam, seorang pegawai toko tersebut langsung menyambut sembari tersenyum. a�?Maaf saya tadi istirahat sebentar,a�? ujarnya memperbaiki jilbab yang ia kenakan.

Namanya adalah Dian Pertiwi. Gadis 18 tahun ini tak sungkan menjawab pertanyaan Lombok Post. a�?Saya sudah dua tahun kerja disini,a�? akunya.

Bekerja di toko yang menjual lingerie tentu memiliki banyak pengalaman unik. Apalagi ketika melayani pembeli laki-laki.

Diakui Dian, pelanggan tokonya tidak hanya dari kalangan perempuan. Banyak kaum Adam juga kerap membeli pakaian dalam bahkan lingerie di tokonya. Tidak hanya kalangan bapak-bapak, bahkan remaja.

Ia sering menemukan remaja yang masuk membeli pakaian dalam terlihat malu-malu memilih pakaian dalam mana yang akan dibeli. Konon pakaian dalam tersebut akan diberikan pada pacar ataupun calon istri.

a�?Mereka terlihat sedikit grogi saat memilih,a�? tukasnya

Menurut gadis asal Selagalas ini, karena malu, mereka langsung membayar pakaian dalam tersebut tanpa berkonsultasi padanya.

a�?Pokoknya mereka langsung ambil barang dan membayar ke kasir, gak mau lama-lama di dalam toko,a�? jelasnya sambil tersenyum.

Berbeda dengan bapak-bapak. Mereka cenderung berkonsultasi dengan pegawai toko terkait pakaian dalam apa yang akan dibeli. Kebanyakan dari mereka membeli G-string dan bikini. Sementara untuk lingerie masih terbilang kurang.

Gadis yang akrab disapa Dian tersebut mengatakan, tokonya menyediakan berbagai jenis pakaian dalam. Mulai dari aneka bra seperti bra full cup, setengah cup dan bra buka tutup. Sementara untuk celana dalam mulai dari G-string, celana dalam spons, celana dalam berenda hingga celana dalam warna warni.

a�?Ada juga korset perut dan juga mini set untuk remaja,a�? tambahnya.

Selain itu, lingerie yang dijual tak hanya berbentuk gaun saja. Ada juga lingerie setelan yang berbentuk G-string. Jenis ini cukup banyak diminati para pria beristri hingga wisatawan asing yang berkunjung.

a�?Yang ini banyak dibeli,a�? imbuhnya.

Sementara untuk omzet, ia mengatakan penghasilan bisa mencapai satu juta lebih perhari saat ramai. Namun saat ini sedikit berkurang akibat sepinya kunjungan di Mataram Mall.

a�?Yang datang tak banyak, paling dua hingga tiga orang. Namun mereka belinya banyak,a�? pungkasnya.

Untuk harga, pakaian dalam dijual di toko Diva terbilang sangat terjangkau. Pembeli dapat menemukan harga pakaian dalam mulai dari harga belasan ribu rupiah saja. Sedangkan kualitas kain, toko ini lebih bagus dibanding toko pakaian lainnya. Meskipun dijual dengan merek yang sama. (FERIAL AYU/r3)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Rajin Blusukan ke Sejumlah Sentra Kerajinan Tenun

Redaksi LombokPost

Kreatif..!! Babinsa di Mataram Ganti BBM Motor Dengan Elpiji 3 Kg

Redaksi LombokPost

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

Redaksi LombokPost

Anggota Pokmas Harus Lebih Rajin

Redaksi LombokPost

Mantap, Wali Kota Ingin UMK Naik

Redaksi Lombok Post

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Redaksi Lombok Post