Lombok Post
Bima - Dompu

DAM Sape Jebol

JEBOL: Inilah DAM Sape yang jebol akibat banjir pada Jumat pekan lalu (17/3). Salahudin/Radar Tambora

BIMA – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sape pada Jumat (17/3) lalu, menyebabkan tanggul DAM Sape bagian barat jebol. Itu terjadi karena derasnya arus banjir mengikis tanggul hingga ambruk.

Kembali jebolnya DAM Sape tersebut membuat para petani setempat khawatir, pasokan air untuk pertanian tidak terpenuhi.A� Seperti dikhawatirkan Adi, petani asal dari Desa Naru.

“Lahan pertanianA� di Sape dan Lambu selama ini mengandalkan pengairan dari DAM Sape,” katanya pada Radar Tambora A�(Lombok Post Group) Sabtu (18/3).

Padahal, kata dia, tanggul DAM Sape yang jebol pada bagian utara akibat banjir Desember 2016 lalu, baru saja diperbaiki. ”Kita harap, tanggul yang jebol ini bisa segera diperbaiki,” katanya.

Camat Sape Kamaruddin mengatakan, telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak menyikapi jebolnya DAM Sape tersebut. Yakni dengan kepala BPBD, Kepala Bidang Pengiaran PU, Muspika, kepala desa dan para pemilik lahan.

“Petani pemilik lahan sepakat akan membantu memperbaiki tanggul yang jebol itu. Dan pihak PU akan menyampaikan persoalan itu ke BWS,” terangnya.

Menurut Kamal, sapaan akrab Camat Sape ini, perbaikan tanggul ini harus dimulai dari DAM Desa Parangina. Karena banjir sudah meluap ke areal persawahan.

“Banjir dari arah barat juga telah mengikis lahan pertanian warga,” sebutnya.

Kamal berharap, pengerjaan DAM Sape bisa dilakukan sesegera mungkin. Supaya tidak semakin parah. (cr-din/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara