Lombok Post
Headline Sumbawa

LATS Harus Sering Berdialog dengan Pemerintah

POSE BERSAMA : Sultan Muhammad Kaharuddin IV (Sultan Sumbawa ke-17) Saat melantik pengurus LATS masa khidmat 2017-2021, Sabtu (18/3/2017) atau (19 Jumadil akhir 1438 H) di Istana Dalam Loka. En Saputra/Radar Sumbawa

SUMBAWA- Pengurus Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) yang terpilih lewat Mudzakara Rea pada pertengahan Desember 2016 lalu, Sabtu (18/3/17) atau bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1438 H resmi dilantik oleh Sultan ke-17 Sumbawa SultanA� Muhammad Kaharuddin IV sebagai pengurusA� LATS masa khidmat 2017-2021. Acara pelantikan yang dipusatkan di Istana Dalam Loka Samawa tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah.

Pelantikan dan penetapan pengurus melalui Surat Keputusan Sultan SumbawaA� 01/Sultan-SBW/1438-2017 tentangA� Pengurus Majelis Adat, Dewan Adat, Dewan Syara, Dewan PanangarA� dan Panakar Adat, Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Masa Khidmat 2017-2021 dibacakan oleh Sekretaris Majelis Adat Sumbawa Syukri Rahmat.Kemudian lewat surat keputusan tersebut mengamanatkan kepada seluruh pengurus majelis adat, dewan adat, dewan syara, dewan panangar dan panakar adat yang berada dalam lingkup Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) untuk melaksanakan tugas-tugas organisasi dengan sebaik-baiknya dan berpedoman kepada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LATS serta seluruh keputusan Mudzakarah Rea 2016.

Adapun Pimpinan Majelis Adat berdasarkan surat keputusan tersebut yakniA� diketuai langsungA� oleh Sultan ke-17 Sumbawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV, selanjutnya Pariwa Adat Samawa dijabat oleh Abdurrahman Daeng Marwah Daeng Mas Mira, Pariwa Adat Kemutar Telu dijabat oleh KH Lalu Zulkifli Muhadly, dan sekretaris dijabat Syukri Rahmat, H Lalu Kemal Husein, serta bendahara dijabat oleh H Agus Muhammad.

Sultan ke-17 Sumbawa Sultan Muhammad Kaharuddin IVA� pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa posisi LATS adalah sebagai mitra strategis pemerintah. Baik di Kabupaten Sumbawa maupun di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).A� Artinya seluruh pengurus LATS yang telah dilantikA� harus memposisikan diri dan harus mengerti apa yang menjadi fungsi dan tujuan LATS bersama pemerintah.

“Sering-sering berdialog, jangan sampai kebablasan baru saling menyalahkan, tapi kita bukan operasional atau bagian dari pemerintah, ” tegas Sultan.

Pada kesempatan tersebut Sultan juga menekankan bahwa LATS tidak semata-mata bersifat seromonial semata, namun dalam lingkup operasional bersama pemerintah, LATS harus lebih aktif memberikan estimasi ekspektasi dalam mewujudkan keseimbangan. Sejalan dengan Sultan, Wakil Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah berharap kepada LATSA� sebagai mitra strategis dari pemerintah untuk selalu menjaga tugasA� dan fungsi LATS yang diembankan oleh Sultan Sumbawa. Menurutnya LATS harus berperan aktif, mengingat tantangan yang akan dhadapi ke depannya semakin berat.

Pada kesempatan tersebut, mantan Ketua LATS 2011-2016 iniA� juga menegaskan berdasarkan ikrar pada Mudzakarah Rea 2011, bahwa masyarakat Sumbawa itu adalah masyarakat yang satu dibawah LATS, sehingga tidak ada lagi suku-suku yang lain. Yang ada hanya suku Samawa.

“Nah inilah yang barangkali suatu masalah yangA� akan kita hadapi kedepan , tapi Insya Allah dengan sinergitas yang baik antara PemdaA� dan LATS, hal ini akan bisa kita capai dan ciptakan suasana yang baik di tana samawa. Sebab itulah target kami untuk membangun masyarakat sumbawa yang hebat dan bermartabat,” kata wabup. (en/r4).

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost