Lombok Post
Tanjung

Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Sampah Trawangan

BERSIHKAN: Masyarakat gotong royong membersihkan sampah di Gili Trawangan, kemarin (19/3). PUJO/LOMBOK POST

TANJUNGA�– Tumpukan sampah yang terbengkalai karena tidak diangkut ke TPS di Gili Trawangan mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Untuk itu, ratusan orang yang peduli terhadap keadaan Gili Trawangan melakukan aksi bersih-bersih sampah, kemarin (19/3).

Ketua Asosiasi Pengusaha Gili Trawangan (APGT) Acok Zani Bassok mengungkapkan kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita tersebut diikuti ratusan orang dari berbagai elemen. Termasuk sejumlah komunitas yang berasal dari Mataram. a�?Ada sekitar 400 orang yang ikut ambil bagian. Dari Club Motor Vespa, JPKP, KNPI, Komppas, dan mahasiswa pecinta alam,a�? ujarnya, kemarin (19/3).

Ditambahkan, gotong royong membersihkan sampah tersebut bisa mengumpulkan sampah cukup banyak sekitar 22 persen dari total sampah yang berserakan. Nantinya sampah yang telah terkumpul akan dibuang ke TPS yang ada di tengah pulau. a�?Kalau dibawa ke darat tidak memungkinkan karena membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit,a�? katanya.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kekecewaan atas sikap Pemerintah Lombok Utara yang terkesan tidak optimal dalam mengatasi persoalan sampah. Padahal Gili Trawangan menyumbangkan PAD terbesar bagi daerah. a�?Kami juga ada program Save Gili Island. Kalau sampah ini tidak bisa diangkut pemda kami yang akan bersihkan,a�? katanya.

Untuk diketahui, tumpukan sampah di Gili Trawangan mulai terjadi sejak Senin lalu. Hal ini disebabkan petugas yang ditempatkan pemkab di Gili Trawangan untuk mengangkut sampah setiap harinya, mengikuti tes assessment yang diselenggarakan pemkab. Akibatnya, sampah menumpuk di mana-mana.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda Lombok Utara Adi Purmanto menerangkan bahwa masyarakat sangat antusias dengan pembersihan sampah itu. Karena jika ini tidak segera ditindaklanjuti dikhawatirkan akan membuat wisatawan yang datang tidak nyaman. a�?Satu mobil yang dipakai angkut sampah kami dengar sedang rusak. Kalau bukan kita yang peduli siapa lagi,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost