Lombok Post
Headline Sumbawa

Calon Tersangka Lebih dari Satu

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Elyas Ericson.RANDY/RADAR SUMBAWA

SUMBAWA– Penyidik Reskrim Polres Sumbawa meningkatkan status kasus pembangunan gedung serba guna Dusun Sengkal, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir dari penyelidikan ke penyidikan. Peningkatan status ini dilakukan setelah dilakukan gelar perkara atas kasus tersebut, kemarin(20/3).

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Elyas Ericson membenarkan bahwa kasusnya sudah ditingkatkan ke penyidikan. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus ini ke Kejaksaan Negeri Sumbawa. Pihaknya juga akan melakukan ekspose ke BPKP dalam waktu dekat. ”Ekspose ini dilakukan terkait audit kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus ini. Setelah ada hasil perhitungan kerugian negara barilah dilakukan penetapan tersangka.

Menurutnya, berdasarkan hasil gelar perkara, dugaan perbuatan melawan hukum dan kerugian negara dalam kasus itu ditemukan. Disinggung mengenai tersangka dalam kasus ini, pihaknya belum bisa menyampaikan secara gamblang. Namun yang jelas sudah ada calon tersangka dalam kasus ini. Jumlah calon tersangkanya juga lebih dari satu orang. Para calon tersangka ini juga sempat dipanggil guna dimintai keterangan dalam proses penyelidikan.

Selain itu, pihaknya juga sudah turun melakukan pengecekan ke lokasi. Hasilnya, tidak ada pembangunan yang dilakukan di lokasi pembangunan gedung itu. Bahkan, penggalian untuk fondasi bangunan juga tidak ada. Pihaknya juga sudah mengumpulkan dokumen terkait pembangunannya.

Seperti diberitakan, pembangunan gedung serba guna Dusun Sengkal Desa Batu Bangka menuai masalah. Sebab hingga kini gedung yang dianggarkan melalui aspirasi salah seorang anggota DPRD Sumbawa Tahun 2016 lalu, hingga kini tidak dibangun. Sementara dananya sudah cair 100 persen. Dana tersebut dimasukkan melalui APBDes Desa Batu Bangka senilai Rp 120 juta. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Polisi juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan fisik. Hasilnya tidak ditemukan bangunan aula serba guna tersebut. Anggarannya pun sudah diserahkan sepenuhnya kepada kontraktor pada Agustus 2016 lalu. (run)

 

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost