Lombok Post
Metropolis

Dampak Positifnya Sangat Banyak

Lurah Rembiga Sunardi. Ferial/Lombok Post

MATARAM – Rencana membuka jalan baru di lingkungan Dakota Kelurahan Rembiga yang tembus hingga Kelurahan Bintaro disambut baik Lurah Rembiga Sunardi.

Menurutnya, hal tersebut dapat memberikan banyak dampak positif. Terutama terhadap perkembangan perekonomian warga Kelurahan Rembiga. a�?Kita sangat setuju,a�? ujarnya, kemarin (20/3).

Ia menuturkan, pembukaan jalan tersebut tentu mempermudah akses masyarakat. Diantaranya untuk akses kebersihan. Khususnya di sepanjang pinggir Kali Midang yang menjadi lokasi pembukaan jalan nantinya. “Ini juga untuk menjaga kebersihan kali tersebut,a�? sambungnya.

Ia melanjutkan, hal ini tentu memberikan banyak keuntungan lainnya. Warga yang rumahnya terisolir dapat lebih tertata. Selain itu mempermudah akses keluar masuk warga dalam menjalankan aktivitasnya.

Hal ini tentu berdampak pula pada perekonomian dan kesejahteraan warga. Terlebih lagi selama ini Rembiga terkenal akan kulinernya. “Kalau jadi, saya berencana akan membangun pusat kuliner di sepanjang jalan tersebut,” ungkapnya.

Keuntungan lainnya, lanjut Sunardi, terbukanya akses tersebut dapat megurangi kemacetan. Meski terkenal dengan beragam kulinernya, Kelurahan Rembiga juga sering mengalami kemacetan panjang akibat kendaraan tamu yang diparkir di badan jalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan, akan melakukan pembebasan lahan untuk pengembangan jalan baru tahun ini. Salah satu diantaranya berada di jalan Dakota Kelurahan Rembiga yang nantinya akan tembus ke Kelurahan Bintaro.

Pembukaan jalan ini memang sengaja dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi. Terlebih lagi di jalan Wahidin selalu mengalami kemacetan. Sementara jalan pengurai kemacetan tersebut hanya di lingkungan Dakota saja.

a�?Kemungkinan beberapa tahun lagi kepadatan di Kota Mataram akan berujung pada kemacetan,a�? jelasnya.

Sementara terkait anggaran, ia belum bisa menyimpulkan seberapa banyak dana yang dibutuhkan. Namun anggaran tersebut tergantung panjang jalan dan integrasinya dengan penataan saluran. (fer/r5)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post