Lombok Post
Tanjung

Pemkab Bentuk Tim Percepatan

AKAN PENATAAN: Beberapa pekerja sedang membongkar bangunan sempadan pantai di Gili Trawangan beberapa waktu lalu. Saat ini pemkab menurunkan tim percepatan untuk segera menata sempadan pantai Gili Trawangan. PUJO/LOMBOK POST

TANJUNGA�– Setelah melakukan penertiban bangunan sempadan pantai di Gili Trawangan beberapa waktu lalu, Pemkab Lombok Utara masih memiliki pekerjaan rumah. Salah satunya untuk melakukan penataan sempadan pantai tersebut. Untuk itu Pemkab Lombok Utara pun membentuk tim percepatan dan penataan kawasan Gili Trawangan.

Tim ini sudah mulai bekerja memadukan grand design Bappeda dengan Dinas PUPR. Karena grand design yang sudah diajukan Bappeda dinilai masih biasa saja. a�?Dalam tim percepatan ini, SKPD terkait terlibat di dalamnya,a�? ujar Kabag Administrasi Pembangunan Setda Lombok Utara Faisol, kemarin (21/3).

Ditambahkan, SKPD yang masuk dalam tim percepatan tersebut antara lain Bappeda, Dinas PUPR, Disbudpar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kawasan Pemukiman.

Terkait bentuk desainnya, nanti akan diselesaikan dulu, baru dipaparkan. Penertiban bangunan ini bertujuan untuk lebih memberikan kenyamanan pada para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dalam penertiban ini melibatkan empat tim untuk melakukan pembongkaran.

Pemerintah daerah akan melakukan perubahan di kawasan wisata sempadan pantai dengan grand design yang ada. Salah satunya dengan membangun tiga ruas jalur yang akan digunakan pejalan kaki, sepeda, dan cidomo.

Lebih lanjut, Faisol menegaskan, grand design yang akan dibuat tidak akan sama dengan milik Pemprov. Sehingga tidak ada kesan saling tindih. Dalam hal ini, pemprov juga berencana mempercantik Gili Trawangan.

Selain itu, tim penertiban juga akan menurunkan kembali alat berat untuk membersihkan beton-beton dasar bangunan yang masih ada di sempadan pantai Gili Trawangan.

Pembongkaran terhadap 146 bangunan milik para pengusaha tersebut memang sudah tuntas dilakukan. Namun masih ada beberapa pondasi bangunan yang belum dibersihkan. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost