Lombok Post
Bima - Dompu

Warga Tuntut Pencopotan Kepala KPH Pajo

UNJUK RASA : Nampak sejumlah warga Kecamatan Pajo saat melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Dompu. Mereka menuntut supaya DPRD mengeluarkan rekomendasi pencopotan Kepala KPH Pajo. SAUDI/RADAR DOMPU

DOMPU – Puluhan warga Kecamatan Pajo, Selasa kemarin (21/3) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Dompu. Mereka menuntut rekomendasi pencopotan Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pajo DS (inisial, ree). Kepala KPH Pajo dinilai mengeluarkan sejumlah kebijakan yang merugikan petani pengelola hutan di wilayah setempat.

”Kami meminta kepada pimpinan dewan untuk segera memanggil Kepala KPH Pajo. Klarifikasi kebijakan sepihak yang dikeluarkannya,” kata koordinator aksi, Wawan.

Harusnya kata dia, keberadaan KPH menjadi mitra yang baik bagi para petani dalam proses pengelolaan hutan.

”Bukan malah menjadi musuh,” katanya.

Dia menuturkan, merasa diri perpanjangan tangan langsung dari pemerintah pusat, Kepala KPH Pajo menempatkan diri sebagai penguasa tunggal.A� Dalam mengambil setiap kebijakan tidak pernah melakukan koordinasi dengan pemerintah di wilayah setempat.

”Mentang-mentang perpanjangan tangan langsung dari pemerintah pusat. Mereka seenaknya bertindak,” katanya.

Salah satunya saat melakukan operasi gabungan. Tidak pernah berkoordinasi dengan camat maupun kades di wilayah itu.

”Harusnya pemilik wilayah dihargai,” ungkapnya.

Disamping itu, dia meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi kembali sejumlah tenaga honorer yang diangkat sebagai petugas Kantor KPH Pajo. Sebab, banyak tenaga honorer diangkat tidak memiliki kompetensi dalam bidang tersebut. Sehingga, selalu melakukan kesalahan dalam setiap tindakan.

”Kami harap kepada dewan untuk segera menindaklanjuti tuntutan kami,” katanya.

Sementara itu orator lainnya, Ilham Yahyu mengatakan, pihak KPH sebenarnya tidak bisa mengambil tindakan terhadap petani. Sebab, dalam proses pengelolaan hutan, warga Pajo telah melengkapi sejumlah persyaratan. Seperti, pembentukan blok, kelompok tani dan didampingi oleh LSM.

”Sebagai wakil rakyat dewan harus segera mencarikan solusi terhadap persoalan petani. Jangan biarkan masyarakat tertindas oleh prilaku petugas KPH,” ujarnya.

Kedatangan warga Kecamatan Pajo, diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Dompu Yuliadin bersama anggota di ruang rapat utama. Dalam pertemuan itu, dewan berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan masyarakat.

”Aspirasi masyarakat Pajo akan kami tampung. Dan selanjutnya ditindaklanjuti sebagaimana mestinya,” kata Ketua DPRD Kabupaten Dompu Yuliadin Bucek. (di/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara