Lombok Post
Headline Sumbawa

Tiga Tewas, Dua Hilang

dok. www.jpnn.com

SUMBAWA– Sebanyak tiga orang nelayan asal Desa Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat tewas tenggelam. Ketiganya tewas saat mencari lobster di perairan Flores, Selasa (21/3) lalu sekitar pukul 10.00 Wita.

Menurut informasi, kapal yang mengangkut para nelayan itu berangkat Selasa (20/3) lalu sekitar pukul 08.00 Wita mereka berangkat menggunakan kapal Yudi Yusamri jenis 4 GT milik Amirudin Ismail. Juragan kapal Junaidi berangkat bersama delapan anak buah kapal (ABK). Yakni Arsal, Alex, alfan, Herman, Agus, Fikri, Herminto dan Awaludin. Mereka mencari lobster di Pantai Oa, Flores dengan cara menyelam menggunakan kompresor.

A�Sekitar pukul 09.15 Wita tujuh orang ABK, yakni Arsal, Alex, Alfan, Herman, Agus, Herminto dan Awaludin memisahkan diri dari kapal induk. Mereka mencari lobster menggunakan perahu kecil. Setelah tiba di lokasi, empat orang ABK yakni Herman, Agus, Herminto dan Awaludin mencari lobster dengan menyelam. Sedangkan tiga A�ABK lainnya, yakni Arsal, Alex dan Alfan berada di atas sampan. Mereka bertugas menjaga kompresor dan mendayung mengikuti 4 orang yang sedang menyelam.

Setelah beberapa menit, sampan yang digunakan mencari lobster dihantam ombak. Sehingga menyebabkan sampan yg digunakan terbalik dan ABK yang berada di atasnya tenggelam. Dua ABK yakni Herminto dan Awaludin berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju kapal induk. Sedangkan lima ABK lainnya tidak dapat menyalamatkan diri.

Dua ABK yang selamat ini kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada rekan mereka yang berada di kapal induk. Setelah mendengar kejadian tersebut, Junaidi dan Fikri beserta dua ABK yang selamat melakukan pencarian terhadap lima rekannya. Setelah beberapa lama, mereka bertemu dengan seorang nelayan asal Larantuka bernama Ali Barbaria.

Mereka kemudian meminta bantuan nelayan ini untuk mencari rekan yang tenggelam. Karena cuaca yang tidak bersahabat, nelayan tersebut menyarankan agar kejadian dilaporkan ke Kades Pantai Oa, Kabupaten Flores Timur. Akhirnya, kejadian ini dilaporkan ke kades setempat. Setelah mendapatkan laporan tersebut Kades Pantai Oa memutuskan agar pencarian dilanjutkan pada dini hari.

A�Pencarian kemudian dilakukan pada Selasa (21/3) sekitar pukul 05.00 Wita. Pencarian lima orang ABK itu dilakukan bersama dengan masyarakat setempat di sekitar Pantai Oa. Sekitar pukul 10.00 Wita, tiga korban tenggelam yakni Herman, Arsal dan Agus ditemukan oleh masyarakat di Pantai Oa. Sementara Alfan dan Alex masih hilang. Rencananya, ketiga jenazah nelayan ini dipulangkan kemarin (22/3). Sambil menunggu kepastian dari Pemkab Flores Timur.

A�Kepala Desa Labuhan Mapin Jamaluddin membenarkan adanya kejadian itu. Sebelumnya mereka sudah beroperasi beberapa hari yang lalu. Tapi mereka kembali memutuskan untuk kembali turun mencari lobster. Awalnya, juragan kapal sudah khawatir karena tidak mengetahui keberadaan ABK yang memisahkan diri itu. Ternyata, sampan yang mereka tumpangi terbalik dan sebagian ABK menghilang. a�?a��Tiga diantaranya ditemukan meninggal karena tenggelam. Sementara dua lainnya masih menghilang,a�? pungkasnya. (run/r4)

 

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost