Lombok Post
Sportivo

Kasihan, Tim Basket Difabel Dicuekin

LATIHAN: Para pemain basket Difabel sedang mendengarkan arahan dari pelatih Johan Hadi usai berlatih di Lombok Tengah, beberapa waktu lalu. ABDUL AZIS FOR LOMBOK POST

MATARAM – Di tengah kekurangannya, tim basket difabel Lombok Tengah mampu menunjukkan prestasi yang mengkilap. Empat atlet basket difabel akan mewakili Indonesia berlaga pertandingan eksebhisi di Thailand. Mereka adalah Marina, Karniasih Mari, Baiq Masiah, dan
Sri Sukarni.

Kejuaraan basket difabel itu akan berlangsung 15-20 April mendatang. Kendati keberangkatan mereka membanggakan Indonesia, khususnya NTB namun keikutsertaan tim basket difabel ini menyisakan kesedihan.

Mereka kekurangan biaya keberangkatan. Pemerintah daerah maupun provinsi belum menggelontorkan bantuannya. Padahal, mereka sudah mengajukan permohonan bantuan anggaran.

Keberangkatan atlet basket difabel ini hanya mengandalkan suntikan dana dari sejumlah sponsor. “Kita sudah dapat kursi roda dari Bali Sport, tapi pemerintah juga tidak boleh tutup mata,” kata Abdul Azis, pembina tim basket difabel wanita ini kepada Lombok Post, kemarin (23/3).

Selama ini pemerintah terkesan tutup mata terhadap tim basket difabel. Untuk sarana latihan seperti kursi roda saja, tim basket difabel tersebut belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

Kursi yang digunakan para atlet sekarang, kata Azis, bantuan dari Bali Sport. a�?Itu pun belum memenuhi standar keamanan. Atlet terancam cedera menggunakan kursi roda tersebut,a�? ungkapnya.

Yang cukup menyedihkan, para atlet ini belum punya kostum. Kondisi ini, otomatis menganggu proses persiapan tim yang akan bertanding di Thailand.

Azis mengaku sudah berkomunikasi dengan KONI dan Dikpora Lombok Tengah. Hanya saja, mereka tidak memiliki anggaran. Tapi, mereka berjanji akan menghubungi KONI NTB dan meminta bantuan anggaran.

a�?Dikpora mengaku sudah berkoordinasi dengan KONI NTB terkait kebutuhan tim difabel. Kita hanya bisa menunggu saja, apakah ada bantuan atau tidak,a�? terang dia.

Dia meminta pemerintah tidak mengabaikan tim basket difabel. Karena pertandingan eksibhisi di Thailand ini adalah peluang besar bagi atlet basket difabel NTB mendulang prestasi.

a�?Dari Indonesia, terpilih delapan orang. Empat orang dari Makassar dan empat orang lagi di NTB. Ini kebanggaan tersendiri bagi NTB,a�? terang dia. (van/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post