Lombok Post
Bima - Dompu Headline

Lagi, Bima Terendam Banjir

BANJIR: Ketinggian air yang menggenangi wilayah Desa Sakuru Kabupaten Bima. Ketinggian air di RT 08 Kelurahan Rontu Kota Bima. Yety/Radar Tambora/LPG

KOTA BIMAA�– Wilayah Kota dan Kabupaten Bima kembali terendam banjir, kemarin. Ratusan rumah terlihat terendam air hingga ketinggian satu meter. Itu terjadi setelah wilayah Bima dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama empat jam.

Hujan mulai mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bima sejak pukul 12.30 Wita. Empat jam kemudian, debit air di aliran sungai yang ada di Kota maupun Kabupaten Bima mengalami peningkatan. Sekitar pukul 17.00 Wita, sejumlah aliran sungai airnya mulai meluap ke pemukiman warga.

Hingga pukul 19.15 wita (tadi malam), hujan terus mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bima. Lima kecamatan di Kota Bima mulai terendam banjir. Dengan ketinggian air yang bervariasi.

Khusus untuk pemukiman warga yang berada di bantaran sungai, ketinggian diperkirakan lebih dari satu meter. Begitu juga halnya dengan sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Bima. Lima diantaranya, Kecamatan Woha, Monta, Bolo, Palibelo dan juga Belo. Ketinggian airnya pun bervariasi.

Akibatnya, warga yang rumahnya terendam memilih untuk mengungsi. Di Kelurahan Lewirato, ratusan warga terlihat mengungsi di kantor KPPN Bima. Sementara warga Kelurahan Dara dan beberapa kelurahan lainnya memilih mengungsi di Dana Traha. Hal yang sama juga terjadi di wilayah Kabupaten Bima.

Selain merendam pemukiman warga, banjir juga merendam lahan pertanian. Diperkirakan ribuan hektare sawah di Kota dan Kabupaten Bima terendam banjir. Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima H M Taufik Rusdy menjelaskan, jumlah rumah warga terendam banjir diperkirakan lebih dari 400 unit. Sementara jumlah kepala keluarga yang mengungsi mencapai 400 KK.

Diakui Kalak BPBD, untuk sementara data yang mereka terima ada lima kecamatan terendam banjir. Yakni Kecamatan Woha, Monta, Bolo, Palibelo dan Belo. a�?Untuk sementara datanya seperti itu. Kami masih melakukan pantauan dan melakukan evakuasi bagi warga yang rumahnya mulai terendam,a�? pungkasnya.

Sementara untuk wilayah Kota Bima hingga berita ini ditulis, belum ada pihak yang bisa dimintai keterangan. (yet/r5)A�

Berita Lainnya

Pengerukan Dermaga Labuhan Haji Terancam Molor

Redaksi LombokPost

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost