Lombok Post
Politika

Farin: Semua Perlu Bukti

Nama Nauvar Furqoni Farinduan digadang-gadang sebagai salah satu bakal calon bupati Lombok Barat 2018.Dewi/Lombok Post

MATARAM – Nama Nauvar Furqoni Farinduan digadang-gadang sebagai salah satu bakal calon bupati Lombok Barat 2018. Keikutsertaannya sulit dilepaskan dari bayang-bayang sang ayah H Zaini Arony.

Menanggapi hal ini, Farin mengaku kapasitas dirinya dan para kandidat yang senasib dengannya tak lepas dari background sang ayah atau orang tua. Namun, mereka baru bisa dibuktikan ketika telah diberikan ruang untuk tampil memimpin daerah.

a�?Ada nilai tambah dan minusnya, tapi selama diberikan ruang dan kesempatan sebagi pembuktian, kita baru tahu berhasil tidaknya memimpin,a�? kata Farin di sela-sela Musda Kosgoro NTB di Kantor DPD Partai Golkar NTB, kemarin (29/3).

Diakui, hingga kini ia menyandang predikat sebagai kandidat yang masih membutuhkan pembuktian. Usia yang masih muda ditambah bayang-bayang nama sang ayah, membuat ia sering dianggap belum memiliki kapasitas personal dan hanya mengandalkan nama ayahnya.

a�?Saya sendiri tak menampik adanya anggapan ini,a�? ucap anak tunggal dari mantan Bupati Lobar H Zaini Arony ini.
Namun, sambungnya, sistem demokrasi yang dianut dalam pilkada memungkinkan siapa saja untuk tampil menjajaki jalur menuju kursi kepemimpinan, dari keturunan manapun dia berasal.

Farin juga merasa tidak sendirian berhadapan dengan situasi semacam ini.
Menurutnya, ada banyak tokoh muda di NTB yang berstatus anak atau keturunan dari tokoh berpengaruh. Farin menilai, ketika diberikan kesempatan memimpin, mereka terbukti cukup sukses secara personal.

Ia mencontohkan, Gubernur NTB TGB KH Muhammad Zainul Majdi dan Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana. Seperti diketahui, Zainul Majdi merupakan cucu dari ulama besar NTB TGKH M Zainuddin Abdul Madjid.

Sementara Mohan, adalah anak dari mantan Wali Kota Mataram H Moh Ruslan.
a�?Saya menganggap keduanya mampu meraih pencapaiannya sendiri saat diberikan peluang,a�? jelas Farin.

a�?Demokrasi memberikan ruang bagi siapa saja untuk tampil sebagai pemimpin daerah,a�? tambahnya.

Farin menegaskan, ia telah membulatkan tekad untuk membidik kursi Bupati Lobar. Tetapi ia juga akan melihat hasil survei.

a�?Maju sebagai nomor satu, itu final keputusannya. Kalau survei membuktikan lain ya kita lihat,a�? ucap Farin.

Saat ini, diakui ia berjuang tampil dengan menggalang dukungan dari tiga unsur. Yakni tokoh agama, masyarakat, dan partai politik (Parpol). Pendekatan ini dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

Terkait penjajakan dengan parpol, lanjutnya, selaku kader Golkar tentu mengupayakan bisa meraih tiket dukungan dari Partai Golkar. Meski demikian, dirinya juga melakukan upaya penjajakan dengan sejumlah parpol lainnya.

a�?Tentu yang paling penting Golkar sebagai kendaraan utama. Tapi kita juga komunikasi dengan partai lain,a�? katanya.
Pengamat politik NTB Agus melihat, pengaruh Zaini Arony di internal Golkar masih cukup kuat. Karena salah satu basis massa besar Golkar ada di Lobar.

a�?Saya membaca peluang Farin cukup terbuka untuk dicalonkan Golkar di Pilbup Lobar 2018,a�? kata Dosen Ilmu Politik Jurusan Pemikiran Politik IAIN Mataram ini.

Meski demikian, publik masih meragukan kapasitas kepemimpinan Farin. Selain karena faktor usia, juga soal pengalaman dalam urusan politik dan pemerintahan.

Maka tantangan Farin adalah bagaimana menghadapi politisi-politisi senior.
a�?Seperti TGH Muamar Arafat juga politisi Golkar, ia juga memiliki basis dukungan militan,a�? ucapnya.

Kepada Golkar di Lobar, sambungan, sebaiknya perlu mendengar pendapat publik.

Baik melalui survei maupun diskusi publik kepada kader-kader Golkar yang akan maju di Pilbup Lobar 2018.

a�?Saya kira Farin dan TGH Muamar Arafat sama-sama kader potensial di Lobar,a�? tutupnya. (ewi/r4)

Berita Lainnya

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost