Bima - Dompu

Hanya 40 Persen Pengendara Taat Pajak

KOTA BIMA a�� Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB menggelar pekan panutan pajak di Kota Bima, kemarin (30/3). Kegiatan tersebut digelar karena tahun 2016, hanya 40 persen pemilik kendaraan yang patuh pajak.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), kegiatan pekan panutan pajak digelar di halaman Kantor Samsat Kota Bima. Dirangkaikan dengan sosialisasi sadar pembayaran pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bima H Qurais H Abidin dan sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Bima dan para wajib pajak pemilik kendaraan bermotor di Kota Bima. Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan hadiah untuk pemilik kendaraan yang patuh membayar pajak selama 10 tahun berturut a�� turut.

Kepala UPTB UPPD Raba Bima Husni menjelaskan, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut untuk melakukan sosialisasi pajak dan biaya kendaraan bermotor. Kegiatan panutan pajak diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan untuk membayar pajak kendaraan.

a�?Semoga dengan kegiatan ini tingkat kesadaran masyarakat lebih tinggi. Dan mereka lebih patuh membayar pajak kendaraan mereka,a�? jelasnya.

Wali Kota Bima H Qurais H Abidin dalam sambutannya mengajak Bappenda NTB membentuk tim terpadu. Melibatkan Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas untuk melakukan operasi terhadap pemilik kendaraan yang nunggak pajak.

a�?Mari kita bentuk tim, nanti kita datangi pengendara yang menunggak pajak kendaraan,a�? tegasnya.

Qurais juga meminta agar pihak Samsat Kota Bima menyerahkan data kendaraan dinas yang menunggak pajak. Supaya bisa segera dilakukan pembayaran.

a�?Kami minta datanya supaya nanti kami sampaikan ke dewan dan bisa langsung dibayarkan,a�? ujarnya.

Sementara itu Kepala Bappenda NTB H Iswandi menjelaskan, di Kota Bima hanya 40 persen pengendara yang taat pajak. Sementara Kota Bima tahun ini target pembayaran pajak kendaraan Rp 25 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 8 miliar akan diserahkan ke Pemerintah Kota Bima.

a�?Rp 8 miliar untuk Kota Bima digunakan untuk biaya perbaikan jalan dan yang lainnya,a�? ujarnya.

Dijelaskan Iswandi, jumlah kendaraan dinas milik pemerintah Kota Bima ada 1.200 unit. Namun jumlah yang belum bayar pajak, masih dilakukan pendataan. Ia mengajak masyarakat saling mengingatkan agar membayar pajak sesuai dengan tanggal jatuh tempo. Tidak menggunakan calo saat membayar pajak kendaraan.

a�?Pekan panutan pajak akan dilaksanakan selama satu tahun. Semoga dengan kegiatan ini tingkat partisipasi masyarakat lebih tinggi,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Related posts

Suharmin-Rendra Disebut di Sidang

Redaksi Lombok post

TPI Kota Bima Mubazir

Iklan Lombok Post

PAN Wacanakan Paket Lutfi – Feri di Pilkada Bima

Redaksi Lombok Post