Lombok Post
Headline Selong

Bantah Ada Kepentingan Pejabat di Labuhan Haji

JADI SOROTAN: Suasana pemandangan kawasan pantai di Labuhan Haji beberapa waktu lalu. TONI/LOMBOK POST

SELONG-Labuhan Haji kini menjadi sorotan. Setelah gagal dengan pengerukan kolam labuh di tahun 2016 lalu, dalam waktu dekat di Labuhan Haji akan dibangun menjadi pusat wisata bahari. Meski dituding ada kepentingan banyak pejabat di Labuhan Haji, namun Kepala Bidang Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pariwisata Lombok Timur (Lotim) Supriadi membantah hal tersebut.

a�?Kenapa dipilih karena melihat dari sisi sejarah. Bukan karena siapa atau apa. Kota ini dulu dijadikan pusat pelabuhan kapal barang atau penumpang. Namun kita juga ingin mengangkat Labuhan Haji bagaimana ke depan pelabuhan akan bersanding dengan pariwisata,a�? kata dia kepada Lombok Post kemarin (30/3).

Keberadaan Labuhan Haji sebagai kota pelabuhan dan pariwisata dinilai tidak akan tumpang tindih. Justru ini akan menjadi ciri khas. Dimana, selain menjadi pelabuhan ini akan menjadi pusat rekreasi masyarakat di Lombok Timur. Tidak hanya itu, Labuhan Haji bahkan diproyeksikan bisa menjadi pusat rekreasi masyarakat di Pulau Lombok bahkan luar daerah.

a�?Apalagi kalau pelabuhannya sudah jadi, kapal-kapal besar akan sandar di sini. Misalnya saja kapal pesiar. Bayangkan betapa ramainya wahana ini,a�? jelas Supriadi.

Kehadiran wisata bahari di labuhan Haji diyakininya akan membuat Lotim lebih percaya diri mempromosikan pariwisata ke seluruh lapisan kalangan masyarakat. a�?Baru bisa kita berani promosi di website atau di media lainnya,a�? cetusnya.

Saat ini proses pengerjaan proyek wisata bahari Labuhan Haji sedang dalam tahap pembebasan tanah. Tim pertanahan sudah mulai bergerak dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. a�?Tinggal pembebasan dan penentuan harga oleh tim appraisal. Mei itu sudah action. Karena pak Bupati minta dalam tiga empat bulan ke depan harus sudah mulai kelihatan ada pembangunan di depannya,a�? kata dia.

Sebelumnya, Ketua KNPI Lotim Taupik Hidayat menuding ada indikasi dan kepentingan di balik proyek di Labuhan Haji. Hal ini berkaca dari Sejumlah proyek yang gagal, namun Pemda Lotim memaksakan fokus pembangunan dilaksanakan di Labuhan Haji.
a�?Saya curiga dengan adanya dugaan bahwa ini ada kaitannya dengan kepemilikan lahan oleh oknum pejabat pemerintah di sana (Labuhan Haji, Red). Itu menjadi pertanyaan. Kalau ini benar ada kaitannya, ini menjadi soal yang paling parah,a�? bebernya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost