Lombok Post
Tanjung

Disbudpar Beri Kelonggaran

MASIH BERJUALAN: Pedagang asongan di kawasan gardu pandang Malimbu II, tampak masih berjualan. Meskipun sudah terpampang spanduk larangan berjualan, kemarin (30/3). PUJO/LOMBOK POST

TANJUNGA�– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Utara memberi kelonggaran kepada pedagang. Terutama mereka yang berjualan di areal gardu pandang Malimbu II, Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang.

Para pedagang yang sebelumnya menggunakan trotoar sebagai lapak, diminta tidak menggunakan seluruhnya sebagai lahan berjualan. a�?Mereka tetap boleh berjualan, tetapi jangan menggunakan seluruh trotoar yang ada di sana. Kami sudah pasang beberapa spanduk imbauan agar tidak berjualan di beberapa titik di sana,a�? ujar Kabid Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Disbudpar Lombok Utara Wayan Bratayasa, kemarin (30/3).

Dijelaskan, pedagang boleh berjualan di sebagian areal trotoar. Sedangkan areal trotoar yang biasa digunakan wisatawan untuk swafoto dengan latar belakang pemandangan tiga gili harus bersih dari pedagang. a�?Ini masalah perut kita tidak bisa larang sekaligus. Intinya jangan mengganggu kenyamanan wisatawan yang datang,a�? tandasnya.

Namun Brata menegaskan, jika masih ada pedagang yang bandel dan menggelar lapak di titik-titik yang dilarang serta menggunakan areal parkir sehingga menyulitkan wisatawan akan ditindak tegas. Menurut Brata, dari pendataan yang sudah dilakukan ada 32 pedagang yang mangkal di kawasan tersebut. Terdiri dari 28 pedagang mutiara dan kaos, dan sisanya pedagang topi dan kacamata. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost