Lombok Post
Pendidikan

Serba Rumit UNBK di SMKN 1 Sekotong

Ilustrasi

GIRI MENANGA�– Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 1 Sekotong yang akan digelar 3 April mendatang cukup sulit. Selain harus menggunakan modem untuk bisa mengakses internet, sekolah juga harus membawa server ke sekolah lain untuk mensinkronkan naskah soal dari pusat ke server sekolah.

a�?Disini kan tidak ada jaringan, maka kita bawa server ke SMAN 1 lembar untuk mendownload naskah soal dari pusat,a�? kata Guru Teknik Komputer Jaringan (TKJ) SMKN 1 Sekotong Dedi Zulkarnaen.

Persiapan UNBK di sekolah yang berlokasi di Dusun Empol, Desa Cendimanik, Kecamatan Sekotong Lobar tidak seperti sekolah lainnya. Sebab, komputer di sekolah terbatas. Siswa mempersiapkan diri pada UNBK secara otodidak.

a�?Kita tidak ada latihan seperti sekolah lain,a�? sebut dia.

Dijelaskan, jumlah komputer di sekolah ada enam unit, sementara peserta ujian ada 11 orang. Jika melihat jumlah siswa yang cukup minim mestinya sekolah bisa melaksanakan ujian maksimal.

a�?Namun semua ini tidak bisa dilakukan karena terbatasan fasilitas sarana parasarana,a�? ucapnya.

Pada UNBK , lanjutnya, sekolah mengkhawatirkan jaringan. SMKN 1 Gerung tidak melaksanakan UNBK seperti sekolah lainnya yang ada di jantung kota. Mereka tinggal menunggu A�naskah soal dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server sekolah.

a�?Dan setelah itu siswanya dilayani oleh server sekolah dengan jaringan internet yang memadai,a�? bebernya.

Namun hal itu, imbuhnya, tidak bisa sinkronisasi semudah yang dibayangkan karena terkendala jaringan. Untuk singkronisasi naskah soal dari pusat ke server sekolah, harusA� ke SMAN 1 Lembar. Pihak sekolah harus membawa server ke SMAN 1 Lembar untuk mensinkronkan naskah soal dari pusat ke se server sekolah.

a�?Setelah itu, guru yang membawa server itu balik ke sekolah,a�? ucapnya.

Meski beragam upaya ini sudah bisa dilakukan, kegagalan UNBK tetap tidak bisa ditutupi. Jika mati lampu, maka sekolah ini tidak akan bisa melaksanakan UN.

a�?Jangankan komputer, jaringan pun tidak ada di wikayah sekoting jika mati lampu,a�? tandasnya. (jay/r9)

 

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost