Lombok Post
Metropolis

Dana Bergulir untuk Tekan Kemiskinan

MATARAMA�– Kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan di beberapa kelurahan di Kecamatan Sekarbela. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Pule, masih banyak warga yang menjadi buruh kasar, buruh tani, dan pedagang bakulan.

a�?Untuk mengatasi kemiskinan ini, perlu adanya program pemberdayaan masyarakat,a�? kata Camat Sekarbela Cahyo Samudra. Namun hal ini tentu terkait bagaimana pelimpahan kewenangan pada pihak kecamatan dari Pemkot Mataram.

Ia mengatakan, di Sekarbela, banyak usaha yang dirintis. Seperti di Karang Pule dimana merupakan sentra emas dan mutiara. Namun, banyak masyarakat setempat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

a�?Ini yang akan jadi perhatian kita,a�? sambungnya.

Ia melanjutkan, permasalahan ini akan didiskusikan bersama semua lurah di Kecamatan Sekarbela. Pihaknya akan mencoba memprogramkan bantuan bergulir untuk sejumlah kelompok usaha. Termasuk juga untuk para pedagang bakulan.

Sementara untuk buruh tani dan buruh bangunan, pihaknya juga akan mengupayakan bantuan dana usaha. Dengan begitu mereka tak hanya menggantungkan hidup menjadi buruh kasar.

a�?Hal ini dilakukan untuk mencegah kemiskinan yang berkelanjutan atau turun temurun. Jika ayahnya jadi buruh kasar, maka kita juga akan upayakan agar anaknya bisa lebih baik lagi,a�? ungkapnya.

Namun perhatian tersebut tak hanya terhenti pada pemberian dana bergulir. Pihaknya akan memberikan pelatihan keterampilan. Di samping itu pihaknya juga akan terus melakukan pengawasan.

a�?Kita beri keterampilan selain menjadi buruh kasar atau buruh tani,a�? pungkasnya.

Ia menegaskan, peran kecamatan tak boleh putus sampai pada pemberian bantuan dana. Sebagai tindaklanjutnya, pihaknya akan membentuk tim pengawasan yang nantinya akan dipimpin Kasi Bidang Ekonomi Kecamatan Sekarbela. (fer/r3)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost