Lombok Post
Metropolis

Ekonomi Sulit, Kota Jusru Meroket

KOMPAK: Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh (paling kiri) berjabat tangan dengan Ketua DPRD Kota Mataram Didi Sumardi (kanan), saat penyerahan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2016, Kamis malam (30/3). Humas For Lombok Post

MATARAMA�– Rentang waktu tahun 2015a��2016 bisa dibilang momentum sulit bagi daerah untuk bangkit secara ekonomi. Kondisi makro perekonomian global yang dipicu oleh banyak faktor, berimbas secara nasional. Terget pertumbuhan ekonomi di beberapa negara bahkan ada yang anjlok.

Sementara Indonesia, berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5,02 persen. Angka yang bagus di tengah perlambatan ekonomi global. Tetapi, ini tentu tidak lepas dari kontribusi daerah-daerah yang memiliki catatan ekonomi sangat baik.

Salah satu daerah yang berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi cukup baik yakni Kota Mataram.

a�?Di tahun 2015 pertumbuhan ekonomi kota 7,99 persen, sedangkan di tahun 2016 sebesar 8,06 persen,a�? kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh saat membacakan LKPJ tahun anggaran 2016.

Pertumbuhan ini, lanjut Ahyar, tidak lepas dari positifnya beberapa indikator penopang ekonomi daerah. Seperti investasi, PDRB perkapita, Upah Minimum Kota UMK) yang di atas provinsi.

a�?Di sisi lain, laju inflasi tahunan Kota Mataram juga berhasil kita tekan,a�? terangnya.

Disaat banyak daerah lain mengalami inflasi karena kenaikan harga bahan pokok, inflasi di Kota Mataram tetap terjaga. Daya beli masyarakat yang meningkat adalah salah satu penyebab, inflasi tidak segila yang diprediksi.

A�a�?Tahun 2016 laju inflasi diangka 2,47 persen, jauh turun dibanding 2015 sebesar 3,25 persen,a�? ujarnya.

Angka ini juga diklaim, berada di bawah rata-rata nasional dan provinsi. Ketahanan ekonomi daerah ini, diklaim tidak lepas dari keberanian Kota menaikan UMK yang nilainya melampaui Upah Minimum Provinsi.

a�?Kita Rp 1,570 juta, sedangkan provinsi Rp 1,480 juga,a�? bandingnya.Belum lagi, anggaran segar yang tersedia untuk pembangunan mengalami peningkatan.

Di tahun 2015 sebesar Rp 1,21 triliun. Naik menjadi Rp 1,35 triliun di tahun 2016. Angka ini ditopang oleh realisasi pendapatan yang meningkat dari Rp 1,18 triliun di 2015. Naik menjadi Rp 1,39 triliun di tahunA� 2016.

Anggaran belanja daerah juga meningkat Rp 1,29 triliun di 2015, a�?Di tahun 2016 menjadi Rp 1,42 triliun,a�? ulasnya.

Dari anggaran itu, yang berhasil direalisasikan yakni Rp 1,18 triliun di tahun anggaran 2015. Sementara di tahun 2016 realiasi mencapai 1,33 triliun. Belum lagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berhasil mencatatkan pendapatan lampaui target.

Disebutkan di tahun 2015 target PAD Kota yakni Rp 225,07 miliar. Tetapi pemerintah berhasil membukukan Rp 215,59 miliar. a�?Sedangkan di tahun 2016 kita ditarget 288,46 miliar, dan berhasil kita lewati sebesar Rp 279,67,a�? terangnya.

Capaian gemilang, di tengah keterpurukan ekonomi global yang berimbas pada nasional ini rupanya tidak berpengaruh besar pada kota. Terbukti, pemerintah berhasil menyejahterakan masyarakat dengan berbagai capaian yang ada.

a�?IPM naik menjadi 77,34 persen,a�? terangnya.

Angka ini lebih baik dari capaian tahun 2015, IPM kota di angka 76,37 persen. Padahal, bukan tanpa dinamika anggaran yang dialami pemerintah. Seperti di tahun 2016 Pemerintah pernah merasionalisasi anggaran belanja.

a�?Menyusul tiga kali pemotongan anggaran akibat kebijakan kementerian keuangan,a�? ujarnya.

Tetapi walaupun mengalami pengurangan pendapatan, capaian kinerja pemerintah tetap sangat baik selama ini. a�?Kita boleh bangga, tapi tidak lantas berpuas diri harus lebih baik lagi,a�? ujarnya.

Apalagi yang disampaikan saat ini lanjut Ahyar, masih capaian dan pelaksanaan tahap awal. Ini masih dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mataram Tahun 2016a��2021.

Menanggapi laporan itu, Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi, belum bisa berkomentar banyak. Dewan dikatakan butuh waktu untuk melakukan evaluasi internal LPKJ Wali Kota. a�?Kita siapkan panitia khusus A�(untuk evaliasi ini),a�? ujar Didi. (zad/r3)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Rajin Blusukan ke Sejumlah Sentra Kerajinan Tenun

Redaksi LombokPost

Kreatif..!! Babinsa di Mataram Ganti BBM Motor Dengan Elpiji 3 Kg

Redaksi LombokPost

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

Redaksi LombokPost

Anggota Pokmas Harus Lebih Rajin

Redaksi LombokPost

Mantap, Wali Kota Ingin UMK Naik

Redaksi Lombok Post

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Redaksi Lombok Post