Lombok Post
Headline Selong

KNPI: Pemkab Lotim Mengada-ngada

DISOROT: Pemandangan salah satu kawasan di Labuhan Haji belum lama ini. TONI/LOMBOK POST

SELONG– Dinas Pariwisata Lombok Timur (Lotim) membantah tudingan adanya kepentingan dalam proyek Wisata Bahari Labuhan Haji. Namun demikian, Ketua KNPI Lotim Taupik Hidayat menilai bantahan tersebut menambah kuat adanya indikasi kepentingan oknum pejabat Lotim.

a�?Okelah kalau alasan sejarah. Tapi bagaimana area pelabuhan mau disandingkan dengan pariwisata di Labuhan Haji. Masak iya orang mau mandi di pantai sementara kapal seliweran. Pemkab Lotim ini mengada-ngada,a�? ucapnya.

Menurutnya dengan beroperasinya Pelabuhan Labuhan Haji pengunjung akan disuguhkan air pantai yang keruh dengan aktivitas yang bongkar muat di Pelabuhan. Padahal menurut Taupik banyak potensi pariwisata Lotim yang saat ini mendunia dan sangat membutuhkan sentuhan Pemkab.

Sehingga, rencana pemkab Lotim membangun wisata bahari yang menelan anggaran senilai Rp 50 miliar dikatakan Taupik tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Rencana ini dinilai bukan berdasarkan kepentingan daerah, namun kepentingan pribadi oknum tertentu yang ingin mengeruk keuntungan dari proyek ini. Dugaan ini makin kuat kaitannya dengan sejumlah pejabat memiliki lahan tanah yang ada di Labuhan Haji.

a�?Kalau kita mau jujur ya, pariwisata Lotim yang terkenal ke seluruh dunia itu adalah pantai Pink, Sembalun, Tete Batu atau yang lainnya. Bukan Labuhan Haji,a�? ungkapnya.

Sebelumnya Dinas Pariwisata melalui Kabid Sarana dan Prasana Supriadi membantah adanya kepentingan dalam proyek wisata bahari Labuhan Haji. Menurutnya Labuhan Haji dipilih karena melihat dari sisi sejarah.

a�?Bukan karena siapa atau apa. Kota ini dulu dijadikan pusat pelabuhan kapal barang atau penumpang. Namun kita juga ingin mengangkat Labuhan Haji bagaimana ke depan pelabuhan akan bersanding dengan pariwisata,a�? kata dia kepada Lombok Post.

Keberadaan Labuhan Haji sebagai kota pelabuhan dan pariwisata dinilai tidak akan tumpang tindih. Justru ini akan menjadi ciri khas Labuhan Haji. Dimana, selain menjadi pelabuhan ini akan menjadi pusat rekreasi masyarakat di Lombok Timur.

a�?Apalagi kalau pelabuhannya sudah jadi, kapal-kapal besar akan sandar di sini. Misalnya saja kapal pesiar. Bayangkan betapa ramainya wahana ini,a�? tandasnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post