Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Kopi Ya Susu Gelar Festival Budaya Sasak

KANAN-KIRI: Brand Manager Kopi Ya Susu, Wieono Santoso, Area Supervisor Dedi Sitorus, Regional Promotion Manager Dewa Adi, dan Owner CV Daya Abadi Herianto Tan saat memberikan keterangan pers, kemarin (31/3). Dewi/Lombok Post

MATARAM-Sebagai bentuk kepedulian pada pelestarian budaya lokal, Kopi Ya Susu akan mengadakan festival budaya sasak sepanjang tahun 2017. Kegiatan ini digelar di beberapa titik di Pulau Lombok.

a�?Kegiatan tersebut dimaksudkan agar warga lokal tampil sendiri di atas panggung, supaya ada kebanggaan, dan tumbuh rasa memiliki terhadap even yang akan kita gelar,a�? kata Promotion Regional Promotion Manager Bali-Nusra Dewa Adi, kemarin (31/3).

Dijelaskan, Festival Budaya Sasak 2017 merupakan kelanjutan dari parade budaya tahun 2016 lalu, yang juga digelar oleh Kopi Ya Susu. Namun bedanya, dari parade budaya Festival Budaya Sasak ini skalanya jauh lebih besar. Hal itu bisa dilihat dari jenis kegiatan dan tempat kegiatan yang lebih banyak.

Disebutkan, ada beberapa jenis budaya Sasak yang akan dipentaskan. Mulai dari permainan tradisional, seni tari, dan musik tradisional yang akan digelar dalam bentuk perlombaan. Pesertanya akan memperebutkan beberapa hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.

a�?Kami mengajak warga dalam kegiatan ini untuk terlibat aktif, karena kita ingin bangun emosional yang lebih dalam dengan warga,a�? ungkapnya.

Panitia juga menyediakan hadiah-hadiah yang cukup sepektakuler. Mulai dari 12 unit sepeda motor, barang-barang elektronik lainnya, seperti kulkas, TV, dan magic com.

Untuk mendapatkan hadiah tersebut, ada syarat yang cukup mudah dan sederhana. Yaitu, cukup membeli dua renteng Kopi Ya Susu seharga Rp 15 ribu. Pembelian tersebut kemudian akan ditukar dengan sebuah kupon undian, yang diundi pada saat even berlangsung.

Brand Manager Kopi Ya Susu Wieono Santoso menuturkan, memperkuat budaya lokal merupakan salah satu cara menumbuhkan nasionalisme. Sehingga menjadikan masyarakat dan negara kuat.

a�?Visi kita sama dengan pemerintah lokal, melestarikan budaya, dan masyarakat bisa bangga dengan budaya sendiri,a�? terangnya.

Dalam kegiatan Kopi Ya Susu ini sekaligus dirangkai dengan penyaluran CSR. Berupa penyaluran air bersih dengan pembuatan sumur bor dimasing-masing lokasi kegiatan. Karena berdasarkan hasil survei, banyak daerah di Lombok kesulitan air bersih.

a�?Selain itu kita ada pembuatan gapura batas desa dan sekaligus pembagian 50 buah sajadah,a�? tambahnya.

Jadi, sambungnya, even ini tidak semata-mata komersil, atau ajang promosi. Melainkan komitmen dalam mengangkat budaya lokal. Selain itu, selama acara berlangsung Kopi Ya Susu juga tidak menggunakan artis Ibu Kota, tetapi lokal, seperti Jhon Kursi Roda, dan Erni.

Festival Budaya Sasak itu akan digelar di 12 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan KLU. Festival Budaya Sasak ini akan diselenggarakan mulai dari tanggal 1 April 2017 di Kecamatan Bayan, KLU, dan berlanjut ke daerah-daerah lainnya. (ewi/r3/*)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post