Kriminal

Tutup Ruang Gerak Calo

MATARAM Penerimaan anggota Polri semakin diperketat. Panitia daerah dari Polda NTB terus berupaya menutup celah manipulasi agar rekrutmen anggota Polri dilakukan secara objektif tanpa diskriminasi.

Sekretaris Panitia Daerah AKBP Yulian Perdana mengatakan, Polri terus memperbaiki pola rekrutmen anggotanya. Dimulai dari perbaikan sistem registrasi online, proses verifikasi yang melibatkan pengawas internal, dan ahli informasi teknologi (IT).

Untuk sistem registrasi online, Yulian memastikan calon anggota Polri yang mendaftar harus memberikan data yang valid. Jika tidak, maka sistem akan menolaknya secara otomatis. Tak hanya itu, ahli IT juga turut mengawasi data dari server penerimaan anggota Polri. a�?Semakin lama semakin ketat, celah yang bisa dimanipulasi itu kita tutup,a�? kata Yulian yang juga menjabat Kabag Dalpers Polda NTB, kemarin (4/5).

Yulian menjelaskan, rekrutmen anggota Polri kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk mengambil keuntungan. Terutama terkait hasil tes dari setiap calon anggota.

Oknum tersebut, yang ternyata mengetahui hasil tes tanpa sepengetahuan panitia, biasanya memanfaatkan informasi tersebut. Mereka menghubungi calon anggota yang mendapat hasil terbaik. Seolah-olah hasil tes tersebut atas jasa dari oknum itu.

Guna mengantisipasi itu, lanjut Yulian, panitia menetapkan metode one day service one day result. Dimana setiap pendaftar bisa langsung mengetahui hasil tes pada hari yang sama.

Bukan itu saja, peserta juga berhak mengetahui hasil tes peserta lainnya. Untuk menjadi perbandingan dan sebagai bukti transparansi dari pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

a�?Setiap calon berhak untuk mengetahui nilainya dan nilai temannya, jadi kalau ada yang janggal bisa protes,a�? pungkasnya. (dit/r10)

Related posts

Emosi, Antar Jun ke Balik Jeruji Besi

Redaksi Lombok Post

Rampas Motor Ibu, Karir Polisi Gadungan Tamat

Redaksi Lombok post

Polisi Segera Gelar Perkara

Redaksi Lombok post