Lombok Post
Giri Menang

Sekolah Pakai Modem, Ini Kata Dikbud

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat M Hendrayadi.ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANGA�– Regulasi pemerintah pusat yang mengharuskan sekolah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) harus dibayar mahal. Di beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pelaksanaan UNBK terkesan dipaksakan.

Meskipun secara umum permasalahan itu bisa diatasi pihak sekolah. Nyatanya, pihak sekolah harus berpikir keras bagaimana menutupi kekurangan itu.

Salah satu sekolah di Lombok Barat yang paling merasakan betul dampak regulasi UNBK itu adalah SMKN 1 Sekotong.

Seperti diketahui, pihak sekolah menggelar UNBK menggunakan modem sebagai jaringan internet. A�Tak hanya itu, karena mengalami keterbatasan perangkat komputer, pihak sekolah terpaksa ngutang. Itu semua A�dilakukan demi mengejar a�?hasrata�?A� bisa UNBK tahun ini.

Melihat kondisi sekolah yang seperti itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat M Hendrayadi mengaku prihatin sekalius bangga. Hendra mengaku bangga dengan perjuangan pihak sekolah mempersiapan UNBK. Walaupun dengan cara ngutang.

“Jujur saja bukannya kami tidak peduli dan tidak mau tahu. Tapi jangan sampai apa kami sampaikan ini mereka merasa dikritik. Silakan tanyakan langsung ke pihak yang bertanggungjawab,a�? sarannya.

Akan tetapi terkait kondisi SMKN 1 Sekotong, mantan Sekretaris Dikbud itu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengaku prihatin sekaligus pilu. Sebab hanya karena ingin UNBK, persiapan sekolah menjadi tidak maksimal.

“Tapi di situ letak hebatnya teman-teman di pendidikan, mau melaksanakan UN walaupun dengan tertatih-tatih,a�? ujarnya bangga.

Apakah UNBK jenjang SMP di Lobar akan seperti itu? Hendra memastikan tidak ada sekolah jenjang SMP yang tidak memiliki jaringan internet dan kekurangan perangkat komputerisasi.

Pihaknya menjamin dan sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Bahkan berencana akan bersurat ke A�PLN menjaga suplai listrik saat UN digelar.

“Nantinya menjelang UNBK akan dipertegas kepada pihak Telkom. Supaya jangan nanti saat ujian berlangsung macet,a�? tegasnya.

Untuk jenjang SMP di Lobar, total dari 41 SMP negeri hanya ada tiga sekolah siap menggelar UNBK tahun ini. Yaitu SMPN 4 Narmada, SMPN 4 Gerung, SMPN 3 Labuapi, dan satu-satunya SMP swasta Nusa Alam.

Dipastikan pengadaan komputer dan jaringan di empat sekolah tidak ada masalah. Sudah diantisipasi pada saat pelaksanaan try out. (zen/r5

Berita Lainnya

Pak Camat Sabar Dulu Ya! Terkait Pengadaan Truk Sampah

Redaksi LombokPost

Perbaikan Jalan Gunakan Dana Tak Terduga!

Redaksi LombokPost

Gubernur: Jangan Ada Dendam Politik!

Redaksi LombokPost

Ketika Ibu Bupati Lobar Teteskan Air Mata Melihat Anaknya Dilantik

Redaksi LombokPost

Pulang Kerja, Satpam Meregang Nyawa

Redaksi LombokPost

Satu Peserta Menikah Jelang Ujian

Redaksi LombokPost

Berpeluang Rebut Kursi Pimpinan Dewan, Gerindra Kalem

Redaksi LombokPost

Tetaplah Akur Zaitun! Fauzan Fokus Bangun Industri, Sumiatun Janji Kembangkan Pariwisata

Redaksi LombokPost

Suara Dua Caleg Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost