Lombok Post
Metropolis

Tambora Challenge, Marathon Terpanjang di Asia

LUAR BIASA: Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin (mengibarkan bendera) melepas para peserta lari Tambora Challenge 320 K di Seteluk, kemarin (5/4). HARLI/LOMBOK POST

MATARAMA�– Pengembangan sport tourism terus di galakkan di NTB. Menyemarakkan Festival Pesona Tambora 2017, pemerintah menggelar lomba lari ultra maraton sejauh 320 kilometer.

Konon, kegiatan bertajuk Tambora Challenge 320 K tersebut diklaim menjadi event marathon dengan rute terpanjang di Asia. Event itu diikuti 22 pelari dari beberapa daerah di Indonesia.

Mereka start dari Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan finis di Doro Canga, Dompu. Seluruh peserta dilepas Bupati KSB W Musyafirin dari pukul 15.00 Wita, kemarin (5/4).

a�?Event ini sangat bagus untuk dikembangkan di Sumbawa. Bila perlu event ini di balik, startnya di Doro Canga dan finisnya di Mantar, KSB. Kami siap melayani,a�? kata Bupati KSB HW Musyafirin kepada wartawan, kemarin.

KSB kata dia memiliki spot-spot pariwisata yang tak kalah indahnya dengan daerah lain. Buktinya, daerah Mantar bisa dijadikan spot pariwisata bagi penggemar paradigling.

Tak hanya itu, spot lain juga ada di Sekongkang. Pantainya cocok untuk dijadikan sebagai tempat surfing. a�?Ombak di Sekongkang jauh lebih besar dibandingkan dengan Pantai Lakey yang ada di Dompu,a�? klaimnya.

Panitia Tambora Challenge, Budiman Tanuredjo mengatakan, jalur yang akan dilalui pelari sangat panjang. Yaitu mencapai 320 kilometer. Tentu tidak semua orang bisa mencapainya. a�?Panjangnya rute yang dilalui peserta dianggap menjadi event lari terpanjang di Asia,a�? ujarnya.

Menurutnya, event lari sangat cocok dilakukan di Sumbawa. Tempatnya yang tidak terlalu ramai kendaraan menjadi nilai lebih. a�?Di sini juga pemandangannya bagus,a�? kata Budiman.

Event seperti ini harus terus dikembangkan.A� Karena eventA� seperti ini dapat memancing wisatawan, baik lokal maupun internasional.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal mengatakan, event lari tersebut sudah dilaksanakan tahun lalu. Jumlah pesertanya 14 orang. a�?Kini bertambah menjadi 22 orang,a�? jelasnya.

Bertambahnya peserta itu membawa efek positif dari para pecinta lari tanah air. a�?Event ini terus kita kembangkan kedepan,a�? tandasnya. (arl/r10/r8)

 

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost