Lombok Post
Metropolis

Satu Mobil Ringsek Tertimpa Pohon

RINGSEK: Sebuah mobil yang tertimpa pohon tumbang hingga ringsek, kemarin. Wahyu/Lombok Post

MATARAMA�– Hujan kencang disertai angin, tiba-tiba mengguyur Mataram, siang kemarin. Cuaca yang tampak mendung sedari pagi, seketika berubah gelap disertai hujan lebat ketika waktu menunjukkan pukul 11.30 Wita.

Selama hampir 30 menit, hujan turun dengan derasnya. “Sejumlah pohon jadi bertumbangan,a�? kata Kepala BPBD Kota Mataram Dedy Supriady, kemarin.

Kepada Lombok Post ia mengatakan menerima sejumlah laporan adanya pohon tumbang. Yang pertama ada di Masjid Polda di Jalan Langko. Sebuah pohon raksasa yang berusia cukup tua di sana tiba-tiba terjatuh setelah angin kencang menerpa.

Kejadian lainnya ada di Lingkar Selatan. Tepatnya di Karang Genteng Pagutan. Bahkan kejadian di lokasi tersebut mengakibatkan sebuah mopbil Suzuki Estilo milik H Salman rusak berat. a�?Mobilnya ringsek karena ketiban pohon,a�? jelasnya.

Dedy yang turun langsung ke lokasi memimpin upaya evakuasi di dua titik tersebut. Bersama tim ia mengurai arus lalu-lintas yang tersendat akibat kejadian itu.

Timnya juga perfokus pada upaya meminggirkan pohon-pohon yang jatuh itu. a�?Evakuasi mobil itu yang lumayan lama,a�? ucapnya.

Terpisah Kabid RTH, Dinas PKP Kota Mataram Nanang Edward membantah kabar yang menyebutkan sejumlah pohon yang tumbang karena sudah sangat uzur.

Menurutnya perawatan yang dilakukan selama ini membuat pohon-pohon yuang ada di Mataram masuk kategori laik secara keseluruhan.

Kalaupun ada yang membahayakan, pihaknya langsung melakukan perantingan, termasuk memangkas bagian atas atau toping. a�?Itu kita sudah rutin,a�? ujarnya.

Dia berkilah kejadian kemarin murni akibat bencana alam. Putting beliung memang dilaporkan melanda Mataram saat itu. Karenanya ia menegaskan kejadian tersebut murni bencana alam dan bukan kelalaian.

Lantas apakah ada penggantian atas kerusakan satu buah mobil tersebut? Dia tegas mengatakan tidak ada.

Alasan pertama kejadian akibat bencana alam. a�?Kecuali kita sedang perantingan, terus kena mobil orang, baru kami tanggung jawab,a�? ucapnya.

Alasan kedua adalah hingga saat ini tak ada perda yang mengatur terkait penggantian itu. Pihaknya juga belum menerapkan asuransi pohon pelindung jalan. Sehingga tak ada skema penggantian yang dimungkinkan.

Ketiga, ia mengatakan mobil yang ringsek kali ini diparkir di lokasi terlarang. Letaknya tepat di atas trotoar yang sebenarnya hak pejalan kaki. a�?Coba saja lihat posisinya,a�? tegasnya.

Menyikapi cuaca tak menentu kali ini, ia meminta warga terus meningkatkan kewaspadaan.

Secara bijak ia mengimbau tak memarkirkan kendaraan di pinggir jalan apa lagi di atas trotoar. a�?Disamping itu kami terus bekerja memangkas pohon-pohon ini,a�? pungkasnya. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost