Lombok Post
Headline Metropolis

Goodbye, Sampah! 61 Unit Kendaraan Roda Tiga Didistribusikan

RITUAL KESELAMATAN: Wali Kota Mataram (berkopiah) H Ahyar Abduh dan Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana (samping), memecahkan kendi di motor roda tiga yang akan digunakan mengangkut sampah di Kota Mataram, Selasa (18/4).

MATARAMA�– Ini bisa saja jadi catatan sejarah. Persoalan sampah di Kota Mataram akan jadi tinggal cerita.

Hadirnya, 61 unit kendaraan roda tiga di tahap pertama, sebagai bukti keseriusan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, menuntaskan persoalan sampah di kota Mataram. “Kami sudah komitmen tangani sampah tahun ini,a�? kata Ahyar.

Rupanya, apa yang pernah disampaikan Ahyar, sejak beberapa waktu lalu itu terbukti nyata. Anggaran yang telah dialokasikan diwujudkan untuk pengadaan roda tiga yang nantinya akan didistrubusikan ke semua lingkungan di Kota Mataram.

a�?Ada sekitar 30-40 persen sampah mengendap di hilir di lingkungan-lingkungan,a�? sambungnya.

Ia juga mengingatkan, motor roda tiga itu harus digunakan secara maksimal dan tepat. Jangan difungsikan untuk kegiatan yang tidak sesuai peruntukannya. Apalagi sampai mangkrak.

Karena itu, dalam skema anggaran 50 juta untuk masing-masing lingkungan, di sana telah diatur dengan jelas, bagaimana agar operasional petugas yang ditunjuk mengoprasikan motor roda tiga itu disiapkan.

“Ini kita harapkan bisa menuntaskan salah satu persoalan kota yang sudah cukup lama jadi perhatian kita,a�? ujarnya.

Adanya motor roda tiga ini diharapkan bisa memperlancar ritme pola angkut buang. Warga yang berada di tengah permukiman, diharapkan bisa terjangkau oleh kendaraan ini.

Sebelumnya, Ahyar pernah menyampaikan anggaran yang digunakan untuk penyiapan penuntasan sampah ini sebesar Rp 15 miliar. Anggaran ini nantinya untuk menyiapkan berbagai kebutuhan perbaikan dan peningkatan fasilitas di tingkat lingkungan.

Sekitar 30 persen dialokasikan untuk penanganan sampah. Sisanya baru untuk perbaikan infrastruktur lain. a�?Tidak hanya motor roda tiga, tetapi itu juga untuk pengadaan karung di rumah tangga,a�? ujarnya.

Ia memperkirakan jumlah rumah tangga di Mataram sekitar 100 ribu kepala keluarga. Satu karung akan diharapkan bisa awet sampai enam bulan. Sehingga dalam satu tahun ada sebanyak 200 ribu karung dibagikan.

“Karung-karung inilah yang akan diangkut oleh Motor Roda Tiga,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Mataram Irwan Rahadi memiliki keyakinan penuh. Hadirnya motor roda tiga ini akan jadi solusi efektif menuntaskan persoalan sampah di Mataram.

Ia mengakui selama ini, sampah di tingkat lingkungan selalu sulit diangkut. Karena jalan atau gang yang sempit sulit dilalui. “Dengan motor roda tiga ini, sampah-sampah itu bisa kami angkut semua,a�? jamin Irwan.

Produktivitas sampah yang terus meningkat di tingkat lingkungan ditambah sampah yang tidak terangkut maksimal, membuat persoalan ini tidak kunjung selesai. Karena itu, fasilitas ini harus jadi kekuatan baru agar sampah-sampah yang mengendap selama ini bisa terbuang maksimal.

“Pokoknya tidak boleh ada yang mengendap lagi,a�? tegasnya.

Distribusi kendaraan roda tiga ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama sebanyak 61 unit. a�?Sementara tahap kedua dan ketiga kita harapkan bisa segera didistribusikan sebelum bulan Mei, itu yang saya dijanjikan pihak pelaksana,a�? ujarnya.

Terkait bahan bakar, lingkungan nanti akan dibekali kupon yang bisa ditukar di SPBU yang telah ditunjuk. Motor roda tiga ini ditugaskan untuk mengangkut sampah dua kali sehari. Untuk menjamin kebersihan sampah di tingkat lingkungan.

“Saya juga tengah gencar, sosialisasi dan membiasakan para pekerja angkut sampah pada malam hari,a�? sambung Irwan.

Cara ini disebutnya sangat efektif. Mengangkut sampah-sampah perkotaan. Para petugas lapangan diyakini tidak kelelahan dan kepanasan tersengat matahari. Sehingga mendorong produktivitas angkut lebih besar.

a�?Jadi pada pagi harinya, kota sudah bersih dan masyarakat nyaman melintas di berbagai tempat,a�? terang kepala dinas yang juga sangat rajin turun langsung pada malam hari memantau angkut buang sampah di kota ini.

Terpisah, usai mendapatkan kendaraan roda tiga kemarin, warga Kelurahan Rembiga mulai membuat komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan. Keberadaan kendaraan tersebut menjadi salah satu alat pendorong partisipasi masyarakat mengatasi permasalahan sampah. “Kita sudah konvoi memperkenalkan kendaraan tersebut pada warga,a�? ujar Sunardi, Lurah Rembiga.

Ia menuturkan, pihaknya mendapatkan enam unit tossa dari pemerintah Kota Mataram. Keenamnya akan diserahkan satu unit di masing-masing lingkungan.

Mantan Sekertaris Lurah Monjok Barat ini mengucapkan terima kasih pada Pemkot Mataram, khususnya Wali Kota mataram H Ahyar Abduh. Kedatangan angkutan operasional kebersihan tersebut menurutnya memang telah dinanti warga sejak lama. Terutama oleh kepala lingkungan.

Warga terlihat antusias dengan kedatangan kendaraan tersebut. “Warga terlihat senang saat melihat kendaraan tersebut diperkenalkan saat konvoi usai launching,a�? pungkasnya. (zad/fer/r5)

Berita Lainnya

Tujuh Warga Jadi Tersangka

Redaksi LombokPost

Kades Sukamulia Buronan Polisi

Redaksi LombokPost

22.425 E-KTP Rusak Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Bocah-Bocah Pemberani di Jembatan Kuning DADS

Redaksi LombokPost

Pokja Parkir Janji Bakal Tegas!

Redaksi LombokPost

Bergaya Fashionable Bersama Bellagio

Redaksi LombokPost

Calon Komisioner Gagal Somasi KPU

Redaksi LombokPost

Pol PP Kecele!

Redaksi LombokPost

Kepala OPD Akan “Dikocok” Ulang

Redaksi LombokPost