Lombok Post
Metropolis

Cantiknya Anggota Satpol PP Mataram Dalam Balutan Kebaya

TAMPIL ANGGUN: Sejumlah anggota Satpol PP Kota Mataram foto bersama usai memperingati Hari Kartini di halaman kantor Wali Kota Mataram, kemarin (21/4). THEA/LOMBOK POST

MATARAMA�– Siapa bilang anggota Satpol PP Kota Mataram tidak bisa tampil cantik dan anggun? Buktinya kemarin (21/4) sejumlah anggota satpol PP wanita bisa tampil anggun dengan kebayanya masing-masing.

Ya, mereka mengenakan kebaya untuk merayakan Hari Kartini yang dipusatkan di halaman Wali Kota Mataram. Perayaan Hari Kartini ini juga cukup spesial di mana digelar upacara dengan Hj Suryani Ahyar Abduh sebagai pemimpin upacara. Pemimpin upacara juga adalah perempuan, salah seorang anggota Satpol PP Kota Mataram.

A�a�?Sosok Kartini, di mata saya, seperti ibu. Beliau adalah sosok wanita yang luar biasa,a�? kata Baiq Ratna Evi Susanti, salah satu anggota Satpol PP Kota Mataram usai upacara.

Anggota satpol lainnya, Baiq Ratna Evi Susanti mengatakan, bahwa generasi Kartini saat ini haruslah lebih maju. Apalagi saat ini, perempuan diberi peluang lebih luas untuk berekspresi dan mengembangkan diri.

a�?Melalui peringatan Hari Kartini, saya berharap tidak ada lagi kekerasan pada wanita di Kota Mataram,a�? tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mataram Hj Suryani mengatakan, peran pria dan wanita harus diukur menggunakan parameter lebih objektif. Yakni profesionalisme dan kinerja antara keduanya. Disebutkan, profesionalisme dan kinerja wanita hanya bisa ditingkatkan jika para wanita terpelajar.

a�?Tapi masih ada 9,84 persen perempuan di Kota Mataram masih buta huruf. Inilah yang masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama,a�? kata Suryani.

Ia yakin, jika bergerak secara bersama-sama, angka yang relatif kecil jika dibandingkan kabupaten dan kota lain ini, bisa ditekan lagi. Sehingga, pria dan wanita pada akhirnya nanti bisa berdiri sama tinggi dalam berkiprah membangun daerah.

a�?Gender tidak hanya soal jenis kelamin, tetapi bagaimana memosisikan pria dan wanita bekerja di tempat yang sesuai dengan kemampuannya,a�? ulasnya.

Sementara angka melek huruf di kota untuk perempuan sebanyak 91,27 persen. Angka ini memang di bawah dari melek huruf pria di kota yang mencapai 98 persen.

a�?Tetapi saya yakin, selama kita mau bekerja keras, ini pasti bisa terus kita entaskan. Sekadar untuk diketahui 91,27 persen termasuk angka yang mengembirakan,a�? ujarnya.

Karena itu, ia yakin momentum peringatan Hari Kartini pada tanggal 21 April, kemarin, bisa menjadi energi baru bagi kaum perempuan di Kota Mataram untuk bergerak kolektif tidakA� hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi lingkungan. a�?Mari turun ke bawah lagi secara bersama-sama,a�? pintanya.

Ia yakin, pemerintah daerah akan mendukung penuh program pemberdayaan masyarakat. Apalagi dalam rangka peningkatan kualitas dan taraf hidup masyarakat perkotaan.

a�?Terkait program apa yang layak, sudah ada pokja kami yang melakukan perangkuman dan dan pemetaan,a�? tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh melihat peran wanita saat ini sudah sangat baik. Di pemerintahan, dia mempercayakan sejumlah posisi pimpinan kepada wanita.

a�?Ini menunjukan bahwa kami mendukung penuh emansipasi wanita dan kesetaraan gender,a�? kata Ahyar.

Wanita di Kota Mataram dikatakan memiliki peran yang sama dengan laki-laki dalam pembangunan. Hal ini menjamin target dan manfaat pembangunan, bisa dinikmati dalam porsi yang sama. Baik oleh pria dan wanita.

Ia mencontohkan, target proporsi peserta MPBM yang 30 persen pesertanya dari unsur perempuan adalah bukti ril. a�?Begitu juga di pemerintahan,a�? urainya.

Peringatan puncak Hari Kartini ke 138 di Kota Mataram, telah melewati sejumlah rangkaian kegiatan. Mulai dari pengajian umum, selanjutnya Sosialisasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) serta Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak.

Ada juga bakti sosial bagi kaum duafa dan lansia di Kelurahan Babakan Kecamatan Sandubaya, lomba gerak jalan dan peluncuran lagu mars Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. (cr-tea/zad/r3)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Rajin Blusukan ke Sejumlah Sentra Kerajinan Tenun

Redaksi LombokPost

Kreatif..!! Babinsa di Mataram Ganti BBM Motor Dengan Elpiji 3 Kg

Redaksi LombokPost

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

Redaksi LombokPost

Anggota Pokmas Harus Lebih Rajin

Redaksi LombokPost

Mantap, Wali Kota Ingin UMK Naik

Redaksi Lombok Post

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Redaksi Lombok Post