Lombok Post
Sportivo

Jika KLB Gagal, Sepak Bola NTB Terancam Dibekukan

MAJULAH SEPAK BOLA: Pemain LSFC berebut bola dengan pemain PS Batu Kuta saat event Lingsar Cup, belum lama ini. HARLI/LOMBOK POST

MATARAMA�– PSSI sudah menunjuk salah satu Exco PSSI Johar Lin Eng sebagai Plt Asprov PSSI NTB. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) PSSI Nomor: S Kep/09/ER/IV/2017 tersebut, Johar ditugaskan untuk mengawal pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Asprov PSSI NTB.

Untuk itu, Asprov PSSI NTB langsung menggelar rapat koordinasi (Rakor). Rakor yang digelar itu dihadiri seluruh Askab/Askot dan 12 perwakilan klub. Tujuannya untuk membentuk panitia dan pengurus pelaksanaan KLB dan pelaksanaan Liga 3, piala suratin, dan pelaksanaan kejuaraan Under 15 tahun (U-15). a�?Kita sudah tidak punya waktu lagi. Sehingga, kita mengadakan rakor ini,a�? kata Plt Asprov PSSI NTB Johar Lin Eng, usai Rakor di Hotel Puri Indah, Kamis malam (20/4).

Pada rapat itu disepakati dua poin penting. Yakni, KLB untuk pemilihan ketua definitif dan pelaksanaan Liga 3 dan kejuaraan lainnya. a�?Kita sepakati, kita akan gelar KLB 8 Juli mendatang,a�? jelasnya.

Untuk mempersiapkan KLB, pihaknya sudah membentuk tim Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KPB). a�?Kita sudah putuskan dua orang di KP dan tiga orang di KPB,a�? jelasnya.

Johar menegaskan, untuk melaksanakan KLB, Asprov PSSI NTB diberikan kesempatan selama delapan minggu. Enam minggu sebelum digelar KLB, A�Asprov harus memberitahukannya kepada PSSI pusat. Setelah itu, H-4 minggu, pihak Asprov PSSI NTB wajib mengirimkan undangan ke para voter.

a�?Disurat pemberitahuan itu harus tercantum tanggal, tempat, dan waktu dengan jelas,a�? ujarnya.

Berdasarkan statuta PSSI, ketua asprov PSSI NTB yang terpilih harus (definitif) harus sudah menyerahkan kepengurusan dan anggota Asprov selambat-lambatnya akhir Agustus. a�?Awal Juli akan start membentuk kepengurusan baru A�dan finis, time limit akhir agustus,a�? terangnya.

Jika pelaksanaan KLB terhalang dan ditunda, kata dia, Asprov PSSI NTB akan diberikan sanksi berupa pembekuan organisasi. a�?Kasihan nanti sepak bola NTB kalau semua itu tidak dilaksanakan. Dengan cara iniA� kita bisa selamatkan sepak bola NTB,a�? ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asprov Jawa Tengah itu menekankan, pada masing-masing Askab/Askot dan klub yang terdaftar di Asprov PSSI NTB harus mematuhi kesepakatan yang telah dibuat. a�?Jika pelaksanaan KLB ini tersendat, semua akan merasakan akibatnya,a�? tegasnya.

Tugasnya di NTB ini, tambah dia, untuk memperbaiki kisruh Asprov PSSI NTB selama ini. a�?Waktu saya hanya tiga bulan,a�? ujarnya.

Sementara itu, pelaksana kompetisi Liga 2, Liga 3, Piala suratin, dan Piala U-15 A�A�diketuai Ketua Askab Lombok Tengah Hamzan Wadi. Mereka nanti akan menjalakan konsep teknis, subsisdi, dan pengelolaan bantuan sponsor. a�?Untuk menjalankan itu semua, wajib didiskusikan lagi dengan klub-klub peserta melalui workshop atau pertemuan lainnya,a�? terangnya. (arl/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post