Lombok Post
Kriminal

Mabes Polri Berpeluang Tangani Penghinaan TGB

LAPORAN: Gerakan Pribumi Berdakwah menyampaikan laporan kepada Kombes Pol Irwan Anwar (kiri) terkait dugaan penghinaan terhadap Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, di ruang Wadirreskrimum Polda NTB, kemarin (21/4). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM -A�Polisi bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang dilakukan Gerakan Pribumi Berdakwah atas dugaan penghinaan terhadap Gubernur NTB HM Zainul Majdi. Mereka telah meminta keterangan terhadap sedikitnya 12 orang, termasuk gubernur dan istrinya.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, pemeriksaan saksi dilakukan secara marathon. Tim dari Polda Metro Jaya pun turut serta dalam permintaan keterangan kepada sejumlah saksi.

Mengenai pemeriksaan terhadap Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi dan istrinya, dilakukan pada Kamis malam (20/4). Pemeriksaan terhadap Gubernur seputar peristiwa yang ia alami.

a�?Keterangan terkait kejadian saja, faktanya seperti apa,a�? kata Irwan, kemarin (21/4).

Selain permintaan keterangan terhadap sejumlah saksi, penyidik Polda NTB juga telah berangkat ke Jakarta. Mereka mencari informasi awal di Bandara Soekarno Hatta, terkait bagaimana peristiwa terjadi.

Dari sana, peristiwa penghinaan kepada Gubernur NTB memang benar terjadi. Ini dibuktikan dengan adanya surat perdamaian dan permintaan maaf dari Steven Hadisurya, terduga pelaku penghinaan itu.

Meski ada surat permintaan maaf, Irwan mengatakan Steven bisa tetap diproses hukum.

A�a�?Ini bukan masuk dalam delik aduan, meski sudah damai tetap bisa diproses hukum,a�? ujarnya.

Bagaimana dengan locus delictinya? Untuk kasus itu, kata Irwan, ada dugaan dilakukan di Bandara Changi, Singapura, atau di pesawat, atau di Bandara Soekarno Hatta. Misalnya jika terjadi di Bandara Changi, ada ketentuan yang menyebutkan perkara bisa tetap ditangani aparat penegak hukum di Indonesia.

a�?Tetap bisa disidik, diproses hukum di Indonesia, jika itu dilakukan oleh warga negara Indonesia,a�? jelas dia.

Terlepas dari itu, sejauh ini sudah ada tiga laporan yang masuk ke aparat kepolisian terkait penghinaan Gubernur NTB. Satu laporan masuk Polda NTB dan dua lainnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Mabes Polri.

Adanya sejumlah laporan itu, akan terus dikoordinasi Polda NTB dengan Mabes Polri. Ini terkait apakah perkara akan dilimpahkan atau tidak.

a�?Tergantung penyidik, tapi jika melihat lokasi peristiwanya bisa saja dilimpahkan ke Polda Metro Jaya atau Bareskrim Mabes Polri,a�? kata dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Kenali Modus Jambret

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Berkas TPPO Riyadh Kembali Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Penyidik Dalami Mekanisme Pembelian Buku

Redaksi LombokPost

Perantara Judi Togel Hongkong Ditangkap di Gegutu

Redaksi LombokPost

MA Batalkan Pembebasan Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Pelaku Curat Tertangkap, Satu Masih Buron

Redaksi Lombok Post