Headline KULINER

Suka Bakso Cilok? Cobalah Cilok di Taman Tugu Selong, Makyuss!!

SELONG-Siapa yang tidak suka bakso cilok? Makanan khas Indonesia ini menjadi camilan favorit sejumlah masyarakat khususnya warga Pulau Lombok.

Nah, jika anda berkunjung ke Taman Tugu Selong Lombok Timur (Lotim), jangan heran jika melihat sejumlah pedagang bakso cilok berderet mengelilingi taman ini.

Ya, taman Tugu Selong selain dikenal sebagai tempat rekreasi, olahraga dan bersantai, juga sudah akrab sebagai pusat kuliner cilok. Pantas memang kalau taman ini selalu ramai dikunjungi remaja atau warga yang ingin menikmati pemandangan taman sambil menikmati sajian makanan ringan yang ada di sini.

Sejumlah pedagang Bakso Cilok berderet panjang menggunakan gerobak seragam berwarna dominan biru. Setiap cilok menawarkan rasa yang berbeda. Karena, meski terlihat sama, tapi cilok ini punya cita rasa masing-masing. Salah satunya Cilok Gojigo.

“Ini adalah cilok khas asli Selong. Karena kami buat sendiri. Beda dengan beberapa pedagang yang ada di sini memang ngambilnya dari luar,a�? kata Yadi, pedagang Cilok Gojigo.

Cilok Gojigo merupakan cilok yang terbuat dari bahan dasar tepung dibalut potongan daging. Cilok ini terasa kenyal dan gurih.

Namun tak perlu khawatir, karena menu ini tidak berbahan pengawet yang bisa membahayakan kesehatan. Cilok Gojigo terdiri dari dua jenis. Yakni cilok bakso urat dan cilok bakso telur puyuh.

Perbijinya hanya Rp 1.000 saja. Membeli satu mangkok dengan harga Rp 10.000 dijamin bakal kenyang. Selain menyediakan cilok, ada juga tahu.

Bumbu pedas khas Sasak menjadi pembeda Cilok Gojigo dengan cilok lainnya. a�?Memang ini menu khas sendiri, termasuk bumbunya,a�? kata pria asal Gandor Selong ini.

Jika merasa haus setelah menikmati Cilok, Es Tebu yang juga dijual Yadi bisa menjadi pilihan minuman. Kesegaran Es Tebu ditambah pedas nikmatnya Cilok Gojigo dijamin menjadi pilihan yang tepat untuk bersantai menikmati keindahan Taman Tugu yang berada persis di depan Pendopo Bupati Lotim.

“Kami buka dari pagi sekitar jam 10 sampai jam 10 malam. Kalau untuk malam minggu bisa lebih, soalnya banyak anak muda yang nongkrong di taman ini sampai malam,a�? beber Yadi. (ton/r5)

Related posts

Sepertiga Kuota Telah Terisi

Iklan Lombok Post

SK Siluman, Dewan Bentuk Pansus

Redaksi Lombok Post

Pimpin Demokrat, Quraish Siap Maju Pilgub 2018

Redaksi Lombok Post