Lombok Post
Headline Kriminal

Polda NTB Telusuri Sindikat Pemalsu Ijazah

ilustrasi Ijazah Palsu

MATARAMA�-A�Kasus dugaan A�pemalsuaan ijazah yang terungkap dalam pendaftaraan anggota Polri di Polda NTB terus berlanjut. Polisi kini menggali A�dugaan adanya sindikat pemalsuan ijazahdalam kasus tersebut.

Kasubdit I Ditreskrimum Polda NTB AKBP Andi Dady mengatakan, setelah menetapkan Fr (inisial, Red) sebagai tersangka pemalsuan ijazah, pengembangan yang dilakukan polisi membuahkan hasil. Penelusuran penyidikan mengarahkan polisi kepada seorang terduga lainnya berinisial Id Lombok Tengah (Loteng).

a�?Pengembangannya ke arah dia,a�? kata Andi.

Id diduga berperan sebagai perantara dalam kasus pemalsuan ijazah itu. Dia diketahui menawarkan kepada Fr, untuk mengubah ijazahnya. Sebab nilai di dalam ijazahnya tidak memenuhi persyaratan minimal untuk pendaftaran anggota Polri.

Karena itu, polisi bergerak cepat menangkap Id di Praya, tak lama setelah menetapkan Fr sebagai tersangka. Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain stempel dan juga tinta.

a�?Dia ini punya toko ATK (alat tulis kantor),a�? terang Andi.

Andi mengatakan, satu ijazah dengan nilai palsu yang ditawarkan dibandrol dengan harga Rp 7 juta. Uang sebanyak itu pula yang dikeluarkan Fr untuk mendapatkan ijazah palsu saat mendaftar menjadi anggota Polri.

Pengakuan Id yang mengatakan dia hanya sebagai perantara, tidak begitu saja dipercaya penyidik. Apalagi jika melihat sejumlah barang bukti yang disita A�polisi. Termasuk dengan ijazah palsu milik Fr.

Ijazah palsu yang dibawa pelaku mirip dengan ijazah asli. Termasuk dengan adanya barcode di ijazah asli, juga ada di ijazah palsu itu. Barcode itu jika discan, maka akan muncul nilai yang sesuai dengan nama pemilik ijazahnya.

a�?Ijazah palsunya itu bisa menerobos database, itu yang masih kita dalami,a�? terang dia.

Guna memudahkan penyidikan, penyidik akan melakukan uji laboratorium terhadap ijazah palsu. Ini dilakukan untuk melihat specimen dan sebagai pembanding dengan ijazah asli.

a�?Kalau perlu uji labfor, sebagai pembanding,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost