Lombok Post
Headline Praya

Soal Dam Mujur, Bupati Suhaili Tuding Pemerintah Pusat Pusat Tak Serius

Bupati (Loteng) HM Suhaili FT. dedi/Lombok Post

PRAYAA�– Bupati HM Suhaili FT menilai, pemerintah pusat tidak serius mensukseskan pembangunan Dam Mujur, di Lombok Tengah (Loteng). Karena sampai sekarang, mereka tidak memiliki sikap yang jelas dan tegas, menyangkut ketersediaan anggaran.

a�?Kita belum berani melangkah terlalu juah. Kecuali, ada kepastian dari pusat. Itu saja,a�? kata orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tesebut, Sabtu (22/4) kemarin.

Ia melihat, prosentase sharing anggaran 50 persen pusat, 30 persen provinsi dan 20 persen Pemkab, masih sebatas wacana. Belum ada kepastian. Kecuali, Pemkab sendiri saja. Ia menekankan, Pemkab siap mengucurkan anggaran berapa pun, untuk kepentingan masyarakatnya.

Apalagi, lanjut Suhaili dam Mujur menjadi solusi kekeringan yang selama ini menimpa warga di Praya Timur, Praya Tengah, Pujut, Janapria dan sebagian Praya.

a�?Sekali lagi, sampai detik ini, kita belum mengetahui berapa anggaran yang mau disiapkan pusat,a�? tekan Ketua DPD I Golkar NTB tersebut.

Kendati demikian, tambah Suhaili tahapan pembangunan dam Mujur, tetap dijalankan. a�?Salah satunya, kita menunjukkan keseriusan melalui penyediaan anggaran sebesar Rp 5 miliar,a�? cetus Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lalu Rahardian, terpisah.

Dana sebesar itu, terangnya akan digunakan untuk menyelesaikan Larap, Amdal dan pembebasan lahan warga. a�?Prinsipnya, kita bersama-sama menginginkan suksesnya pembangunan dam Mujur,a�? tambah Wakil Ketua DPRD Loteng Burhanudin Yusuf.

Ia berharap, pembangunannya bisa bersamaan dengan pembangunan kantor bupati di PTP Puyung, Gedung DPRD Loteng, rumah sakit umum daerah (RSUD) Praya dan infrastruktur jalan, fasilitas, sarana dan prasarana pendukung masyarakat. a�?Jangan sampai ada yang di dahulukan,a�? pesan politisi PKB tersebut.(dss/r2)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Novotel Siap Terima Magang Difabel