Lombok Post
Headline Metropolis

Artim Yahya, Petani asal Lombok Utara Raih Tokoh Perubahan 2017

H Artim Yahya

MATARAM-H Artim Yahya, petani dari Lombok Utara dinobatkan sebagai satu dari enam Tokoh Perubahan 2017. Penyerahan anugerah tersebut berlangsung di Jakarta Theater disaksikan langsung Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi.

H Artim menerima anugerah tersebut dan berada satu panggung dengan lima Tokoh Perubahan 2017 yang lain yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pendiri BMT Beringharjo Yogyakarta Mursida Rambe, pendiri Universitas Amikom Yogyakarta M Suyanto, bidan inspiratif sekaligus pendiri Yayasan Bumi Sehat Bali Robin Lim, dan pendiri perusahaan kosmetik PT Paragon Technology and Innovation/PTI (Wardah Cosmetics) Nurhayati Subakat.

Keberhasilan Artim menyusul Tokoh Perubahan dari NTB yang meraih penghargaan sebelumnya yakni Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi dan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haramain TGH Hasanain Juaini yang meraihnya tahun lalu.

Artim Yahya merupakan sosok inspirator pertanian pendiri koperasi Tani Maju Mandiri dari desa Santong, Lombok Utara. Dia telah berhasil menginspirasi para petani di daerahnya mengembangkan komoditi unggulan lokal seperti kopi dengan memanfaatkan Hutan Kemasyarakatan yang hak kelolanya diberikan pemerintah.

a�?Atas keberhasilan yang dicapai oleh salah satu masyarakat kita, Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan selamat dan sukses turut berbahagia atas prestasi ini,a�? kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB H Yusron Hadi kepada Lombok Post tadi malam.

Ini kata Yusron, menunjukkan sebesar apapun upaya dan karya yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas, pasti akan memberi manfaat tidak saja buat pribadi tetapi berpengaruh banyak bagi lingkungan dan banyak orang di sekitar.

Dia mengatakan, pihaknya berharap ke depan akan lahir Haji Artim yang lain di NTB yang dapat menginspirasi banyak orang menularkan praktik-praktik cerdas untuk mendorong terjadinya perubahan di lingkungan mereka.

a�?Kita sangat mengapresiasi upaya memunculkan inspirator yang sesungguhnya A�banyak di dalam masyarakat kita,a�? tandasnya. Berbekal pengalaman sehari-hari dan pengetahuan yang dimilik, mereka bisa menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi dengan cara mereka, sesuai dengan konteks lokal.

Di tengah dinamika pembangunan yang kita hadapi saat ini, kata Yusron, patutlah upaya-upaya mencari, memunculkan dan mengapresiasi para inspirator pembangunan terus diinisiasi oleh banyak pihak.

a�?Kita yakin kemajuan daerah tidak saja lahir dari karya-karya high tech tapi juga karya karya anak negeri yang sarat nilai lokal yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat dan relatif mudah diaplikasikan,a�? tandasnya. (kus/r8)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost