Lombok Post
Praya

Belajar Mandiri, Narapidana Rumah Tahanan Praya Pelihara Ikan Lele

KOLAM LELE: Kepala Rutan Praya Lombok Tengah Lalu Jumaidi, saat melihat-lihat kolam ikan lele di halaman belakang rutan, kemarin (25/4).(Dedi/Lombok Post)

PRAYA-Rumah Tahanan (Rutan) Praya Lombok Tengah (Loteng), beberapa bulan terakhir ini, membudidaya ikan lele. Ada delapan kolam yang disediakan. Hasilnya pun cukup menggiurkan. Selain dijual ke masyarakat, sebagian lainnya dikonsumsi para penghuni rutan.

a�?Alhamdulillah, inilah yang namanya pembedayaan. Dari, oleh dan untuk penghuni rutan,a�? kata Kepala Rutan Praya Lalu Jumaidi pada Lombok Post, kemarin (25/4).

Bibit ikan lele tersebut, kata Jumaidi dibantu Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat. Namun, hanya hitungan ribuan bibit saja. Setelah dibudidaya, bibit pun berkembangbiak, hingga sekarang sudah puluhan ribu bibit. Yang sudah besar pun dikonsumsi seluruh penghuni rutan, baik untuk sarapan pagi, makam siang dan makan malam.

Penanggungjawab budidaya ikan lele pun, beber Jumaidi bukan petugas rutan, melainkan sejumlah penghuni rutan. Mereka setiap harinya, mengontrol pakan ikan, air kolam dan kesehatan ikan. a�?Padahal, mereka bukan ahli dibidangnya. Mereka hanya otodidak saja,a�? ujarnya.

Namun, lanjutnya mereka menunjukkan bakat yang luar biasa. Sehingga, bagi warga yang menginginkan bibit ikan lele, rutan siap menyediakan, berapa pun jumlahnya. Yang penting, sesuai harga.

a�?Dulu kita minta bantuan bibit ke Pemkab. Kali ini, kita yang siapkan bibit untuk Pemkab,a�? kata Jumaidi sembari tersenyum.

Kendati demikian, pihaknya mengingatkan kepada Pemkab, atas janji yang pernah disampaikan sejak tahun 2014 lalu. Mereka, kata Jumaidi berjanji akan membantu menyediakan sumur bor dan alat pompa air. Harapannya, bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Termasuk, untuk kebutuhan penghuni rutan.

Sayangnya, sesal Jumaidi sampai sekarang tidak ada yang kunjung datang. a�?Alhamdulillah, dari otodidak menjadi terampil. Kami sudah paham membudidaya ikan lele,a�? cetus penanggungjawab budidaya ikan lele rutan Praya Junaidi.

Pria yang mendekam beberapa tahun di penjara itu mengaku, mendapatkan banyak ilmu pengetahuan dan pengalaman selama di rutan, tidak saja budidaya ikan lele. Tapi, bertani buah papaya, mengajar dan keterampilan lainnya. a�?Alhamdulillah, begitu ada yang bebas, mereka membuka usaha,a�? kata Junaidi.(dss/r2)

 

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost