Lombok Post
PELESIR

Wisman Korsel Meningkat, KAG Jajaki Buka Direct Flight Seoul-Manado

SUASANA LIA: Beberapa penumpang di LIA, di Praya Lombok Tengah saat berfoto di terminal, beberapa waktu lalu. dedi/Lombok Post

MANADO – Kunjungan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ke Korea Selatan tahun lalu rupanya tidak sia-sia. Maskapai Jin Air bakal terbang ke Lombok, NTB, salah satu destinasi prioritas yang didorong Kemenpar sebagai Bali Baru itu.

Lombok yang memiliki Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno itu memang memikat dari sisi manapun juga. Lombok punya karakter destinasi yang lengkap. Punya Rinjani, punya kaldera di atas gunung, punya hutan yang hijau, punya sawah ladang yang airnya bagus, punya pantai, antar pulau, sampai kecantilan bawah laut.

Dewan Direksi Korean Airlines Group (KAG) juga tengah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terkait penerbangan langsung (direct flight) dari Seoul ke Manado.

Pertemuan Pemprov Sulut dengan Korean Airlines Group itu disaksikan Asdep Pemasaran Asia Pasifik Kemenpar Vincensius Jemadu, Pelaksana Tugas Kadis Pariwisata Daniel Mewengkang, Koordinator Satgas Pariwisata Sulawesi Utara Dino Gobel, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Sulut Voura Kumendong serta pejabat lainnya.

a�?Telah ada pertemuan antara direksi Korean Air, Jin Air dan Hanjin Travel terkait dengan rencana ini. Rencananya, penerbangan pertama dari Seoul ke Manado dilakukan 26 Juni 2017. Kami memberikan garansi keamanan serta potensi pariwisata kepada Korean Airlines Group apabila penerbangan itu terealisasi,” kata Wakil Gubernur Steven Kandouw di Manado, Jumat (28/4/2017).

Wagub Steven menjelaskan, penerbangan langsung dari Seoul ke Manado, termasuk penerbangan murah karena lebih dekat bila dibandingkan dengan rute sebelumnya yang harus ke Jakarta dan melanjutkan penerbangan ke Bandara Sam Ratulangi Manado. Wagub Steven optimistis apabila penerbangan dari Korea Selatan ke Manado terealisasi akan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan rakyat Sulut.

Untuk menyambut kedatangan turis-turis asal Kosel nanti, lanjut Wagub Steven, Pemerintah provinsi akan menyiapkan fasilitas pendukung lainnya termasuk melatih penguasaan bahasa Korea Selatan kepada aparat kepolisian, anak-anak serta pemandu wisata.

a�?Kami akan memberikan kenyamanan kepada setiap wisatawan yang datang berkunjung ke Manado termasuk dari Korea Selatan. Fasilitas lainnya juga akan kami persiapkan, seperti pemandu wisata yang bisa berbahasa Korea,a�? ujar Wagub Steven.

Deputi Pemasaran Mancanegara I Gde Pitana didampingi Asdep Pemasaran Asia Pasifik Kemenpar Vincensius Jemadu mengatakan, upaya Kemenpar yang kerap mendatangkan artis Korsel mengunjungi destinasi wisata Indonesia terbukti efektif manarik minat warga Korsel untuk turut berwisata ke Indonesia.

“Pertemuan membahas penerbangan langsung Korean Airlines Group ke Manado ini dilatarbelakangi makin meningkatnya animo keinginan warga Korsel mengunjungi Indonesia. Mereka kerap melihat berita-berita artis Korsel yang sedang liburan ke Indonesia. Selain itu, juga pernah ada syuting acara reality show Korea yang melibatkan artis-artis terkenal di destinasi wisata kita,” ujar pria yang biasa disapa VJ itu.

Vincensius mengungkapkan, reality show populer Korsel, “Law of the Jungle” sempat mengambil lokasi syuting di Kota Manado pada akhir November hingga awal Desember kemarin. Jin (BTS), Cheng Xiao (Cosmic Girls), Sungyeol (INFINITE), Gong Myung (5usprise), Kangnam (M.I.B), Kyungri (Nine Muses), Sol Bi, Kim Min Seok, Yoon Da Hoon, Sleepy (Untouchable), Kang Tae Oh, Yoon Jung Soo, dan Kim Young-chul, adalah deretan selebritas yang turut serta dalam reality show tersebut.

“Hal tersebut memberikan dampak yang besar terhadap pariwisata Indonesia. Karena itu, ke depan akan terus memboyong selebritas Korea lainnya untuk syuting di sejumlah destinasi unggulan tanah air agar warga Korea makin berminat berkunjung ke Indonesia,” kata VJ.

Vincensius mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan pihak Seoul Broadcasting System agar mereka kembali syuting sinetron maupun reality show dengan keindahan latar belakang Danau Toba, Pulau Komodo atau Mandeh Sumatera Barat. “Semoga bisa terelisasi dan berdampak hebat untuk ketiga daerah tersebut dan pariwisata Indonesia. Ini kami lakukan setelah kami sukses melakukan di Manado,” katanya.(*)

Berita Lainnya

Juara Lagi, NTB Raih Destinasi Wisata Halal Terfavorit 2018

Redaksi Lombok Post

Pascagempa, Malaysia Bantu Pemulihan Pariwisata NTB

Redaksi Lombok Post

Bandini Riverside Cottage, Sensasi Ketenangan Jadi Suguhan Utamanya

Redaksi Lombok Post

Nanang Samodra Melenggang ke DPR RI

Redaksi Lombok Post

Diboyong Kemenpar, JFC Sukses Pikat Hati Travel Bloger Asal Dubai

Redaksi Lombok Post

Fitri Carlina Ceritakan Pariwisata Banyuwangi Lewat Video Clip Terbarunya

Redaksi Lombok Post

Ini Dia Dukungan BRI untuk ViWI 2018 di Rakornas IV Pariwisata

Redaksi Lombok Post

Halaltraveling, Halalkan Gaya Hidupmu

Redaksi Lombok Post

NTT Expo 2017, Happy Ending Crossborder Atambua 2017

Redaksi Lombok Post