Lombok Post
Headline Politika

NTB Ingin Dapat 12 Kursi di DPR RI

Komando Pemenangan Pemilu Partai NasDem NTB H Kurtubi .Dewi/Lombok Post

MATARAM-Wacana penambahan jumlah daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2019 masih bergulir. Dari hasil perhitungan OPOVOV, NTB akan memperoleh tambahan satu kursi, dari sebelumnya sepuluh kursi menjadi sebelas kursi. Bila perlu NTB selayaknya mendapat dua belas kursi.

 

Menanggapi hal ini Anggota Komisi VII DPR RI Dapil NTB H Kurtubi mengatakan, kondisi yang dirasakan di mana NTB hanya satu daerah pemilihan (dapil) dengan jatah anggota sepuluh kursi dinilai kurang proporsional dan adil.

a�?Idealnya NTB ini dua dapil dengan dua belas wakil di Senayan,a�? ungkap politisi NasDem ini, kemarin (28/4).

 

Dengan akan adanya penambahan satu kursi sehingga menjadi sebelas kursi, lanjutnya, adalah suatu langkah maju dan bagus bagi NTB dan patut disyukuri bersama. Artinya, akan lebih banyak anggota-anggota yang akan membela kepentingan NTB di tingkat pusat. a�?Semoga tambahan wakil NTB di DPR RI akan dapat mempercepat program-program yang membutuhkan persetujuan DPR,a�? terangnya.

 

Sementara anggota Komisi XI DPR RI H Willgo Zainar mengatakan, wacana yang tengah dibahas antara DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu adalah hal yang positif. Seiring bertambahnya jumlah penduduk NTB tiap tahunnya.

a�?Selayaknya mendapat tambahan kursi minimal satu lagi, bagus kalau bisa tambah dua,a�? tambah Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini.

 

Dengan penambahan ini, lanjutnya, konsekuensinya akan ada dua dapil di NTB. Sebab, lebih dari sepuluh kursi yang harus diperebutkan calon anggota legislatif. a�?Dalam wacana sementara ini, Pulau Lombok delapan kursi dan Pulau Sumbawa tiga kursi yang diperebutkan DPR RI-nya,a�? terang Willgo.

 

Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan menambahkan, saat ini di pusat penambahan jumlah dapil karena akan ada penambahan jumlah anggota DPR RI. Terlebih cukup banyak daerah pemekaran baik di provinsi maupun kabupaten/kota. a�?Sehingga dapil ini perlu ditata kembali untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan masyarakat,a�? ungkapnya.

 

Saat ini, sambungnya, wacana penambahan jumlah dapil masih dalam proses. KPU juga turut berharap RUU segera disahkan. Agar ada format baru yang dilaksanakan, serta KPU memiliki waktu yang cukup mempersiapkan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. (ewi/r7)

Berita Lainnya

ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post

Pintu Beasiswa Eropa Terbuka Lebar untuk Pelajar NTB

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Lombok Belum Stabil

Redaksi Lombok Post

Dompet PNS Makin Tebal, Pemkot Siapkan Rp 363 Miliar

Redaksi Lombok Post

Gubernur Blusukan di Kampus-kampus Polandia

Redaksi Lombok Post