Bima - Dompu Headline

Yang Coret-coretan, Gawah!

GIRI MENANGA�– Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) disambut suka cita oleh seluruh komponen pendidikan di Lombok Barat (Lobar), kemarin (2/5). Perayaan Hardiknas di Lobar dipusatkan dengan menggelar upacara di Lapangan Sasaka, Kecamatan Batulayar.

Sayang, momen spesial itu harus tercoreng lantaran aksi kampungan (baca: gawah) sebagian siswa. Mereka menggelar aksi coret-coretan baju seragam untuk merayakan kelulusan.

Pantuan Lombok Post, aksi mereka juga membahayakan pengguna jalan lain. Pasalnya tak sedikit pelajar tak mengenakan helm. Keselamatan mereka abaikan, bahkan salah satu pelajar mengalami kecelakaan lalu lintas.

Lombok Post sempat berbincang dengan salah seorang pelajar di salah satu sekolah negeri di Lobar, bernama Faturahman. Saat itu Faturahman tengah konvoi bersama rekannya di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di wilayah Gerung.

Ditanyakan alasan melakukan konvoi, Faturahman dengan enteng melontarkan jawaban yang cukup mengejutkan. a�?Bolehlah, tolong berikan kebebasan kami untuk hari ini,a�? ujarnya.

Faturahman mengakui aksi mereka tidak dibenarkan oleh sebagian pihak. Namun karena itu dilakukan sekali seumur hidup, ia dan rekan-rekan tetap kekeh melakukan kovoi dan coret-coretan seragam. Meskipun aksi itu mendapat larangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB melalui sekolah masing-masing.

Kepala Sekolah SMAN 1 Narmada Darmawan menerangkan, terkait aksi coret-coretan dan konvoi pelajar, pihak sekolah sebenarnya telah menerima surat edaran dari Dikbud Provinsi. Dalam surat edaran itu, sekolah diminta tidak membiarkan para siswa-siswi melakukan aksi coret-coretan seragam. Apalagi melakukan konvoi di jalanan. “Kita diminta meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan lainnya,a�? akunya.

Untuk mencegah hal itu, tak sedikit sekolah di Lobar berinisiatif mengumumkan hasil pengumuman kelulusan sore hari. Tak sedikit pula pihak sekolah meminta para wali murid datang langsung mendampingi putra-putri mereka mengambil hasil pengumuman.

Di Lobar, beberapa wilayah yang menjadi pusat konvoi pelajar antara lain di wilayah Narmada, jalan raya menuju Narmada-Suranadi-Sesaot dan jalur menuju kawasan Senggigi.

Sementara itu, ribuan guru dari berbagai sekolah di Lobar memadati upacara peringatan Hardiknas 2017 di Lapangan eks Hotel Sasaka Meninting. Bupati Lobar H Fauzan Khalid dalam kesempatan itu mengajak seluruh komponen pendidikan di Lobar menghayati konsep tiga peran yang dirumuskan oleh Ki Hajar Dewantara.

Konsep tersebut menurut bupati, perlu menjadi intropeksi semua pihak mengingat dunia pendidikan saat ini mengalami krisi keteladanan serta praktik pendidikan tak lagi menginspirasi. a�?Percepat pendidikan yang merata dan berkualitas,a�? pesan singkat bupati.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Lobar itu juga memberikan anugerah pendidikan kepada tiga guru berdedikasi dan inovatif. Antara lain, Hasim Usman guru SDN 1 Beleka, Muliadi tukang kebun di SMPN 4 Lembar, dan Masykur tokoh seni budaya asal Kecamatan Batulyar. (zen/r5)

Related posts

Aneh, Lulus Online Memaksa BL

Iklan Lombok Post

Peraga Kampanye Tak Sesuai Aturan, Pemda Jangan Tutup Mata!

Redaksi Lombok Post

Jaringan Irigrasi Lotim Buruk

Redaksi Lombok post