Lombok Post
Headline Kriminal

Petugas Lapas Mataram Bantu Penyelundup Lobster dari Dalam Penjara

Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTB SEVIAL AKMILY. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM -A�Penyelidikan bisnis penyelundupan lobster yang dilakukan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram David Tan terus bergulir. Kanwil Kemenkumham NTB kini tengah mendalami peran tiga petugas Lapas Mataram, yang diduga terlibat dalam bisnis ilegal WNA asal Taiwan itu.

Penyelidikan terhadap tiga petugas Lapas Mataram terkait sejumlah uang yang ada di rekening mereka. David Tan diduga memanfaatkan rekening petugas lapas untuk aliran dana dari bisnis lobsternya.

Jumlah total uang yang ada di dalam rekening ketiga petugas Lapas itu cukup fantastis, hingga miliaran rupiah. Uang tersebut diduga hasil bisnis ilegal yang dilakukan David Tan.

Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Sevial Akmily tak membantah jika ada petugasnya yang terlibat. Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya.

a�?Itu memang aliran dana dari David Tan, dipakai untuk lalu lintas uangnya. Untuk jumlahnya saya kurang tahu persis, tapi totalnya lebih dari Rp 1 miliar,a�? kata Sevial, kemarin (2/5).

Terkait dengan proses hukum David Tan, kata Sevial, ketiga petugas Lapas tersebut kini menjadi saksi. Mereka juga telah diperiksa tim dari Bareskrim Mabes Polri di Polda NTB dalam kunjungannya ke Lapas Mataram beberapa waktu lalu.

Untuk David Tan, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah membawanya ke Batam. Mereka akan melakukan penydikan lanjutan bersama tim Bareskrim Mabes Polri, terkait aktivitas penyelundupan bibit lobster yang ia lakukan.

Kata Sevial, David Tan memang masih menyisakan banyak kasus. Meski tengah menjalani hukuman di Lapas Mataram, dia juga berkasus di Surabaya dan Batam.

Terhadap tiga petugas Lapas, Sevial mengaku masih melakukan pemeriksaan di Kanwil Kemenkumham. Rencananya pemeriksaan akan berakhir pada pekan depan.

Nantinya, dari pemeriksaan itu pihaknya akan menentukan hukuman apa yang akan diberikan. Ini juga sebagai upaya agar tidak ada pegawai di jajaran Kemenkumham NTB yang coba-coba untuk melakukan pelanggaran.

a�?Sanksi pasti ada, agar jera juga. Kita antisipasi tidak terulang kejadian serupa,a�? pungkasnya.

Sedikit mengulas, David Tan, narapidana asal Taiwan yang telah mendapat vonis 2,5 tahun penjara ini sempat didatangi tim Bareskrim Mabes Polri pertengahan April lalu. Ia dicurigai masih menjalankan aktivitas ilegalnya meski tengah menjalani hukuman di Lapas Mataram.

Kalapas Mataram Gun Gun Gunawan mengatakan, kedatangan tim memang untuk melakukan pemeriksaan. Karena itu, menjadi tugas mereka untuk memfasilitasi kinerja yang dilakukan aparat penegak hukum lainnya. Selain David Tan, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap istrinya.

Selain tim dari Dittipiter Bareskrim Mabes Polri, pihak Lapas Mataram juga telah menerima surat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Petikan surat tersebut meminta Lapas Mataram untuk memberikan izin terkait pemeriksaan David Tan.(dit/r2)

 

Berita Lainnya

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost