Headline Selong

Lalu Malik Hidayat Usung Jargon Meriri Lotim

SELONGA�– Satu lagi bakal calon Bupati Lombok Timur (Lotim) yang mulai menyita perhatian masyarakat. Lalu Malik Hidayat, tokoh asal Lendang Nangka ini mengaku siap menawarkan perubahan baru bagi pembangunan Lotim. Mengusung jargon ‘Meriri Lotim’, pria yang merupakan Ketua Pemuda Pelopor Penggerak Pembangunan Provinsi NTB ini menyatakan kesiapannya bertarung di Pilbup 2018 mendatang.

“Ini berangkat dari rasa keprihatinan dan kekhawatiran. Jadi dua dasar ini membuat saya bersama pemuda terdorong (maju di Pilbup, Red),” kata dia kepada wartawan kemarin malam.

Pergerakan Lalu Malik Hidayat bersama pemuda dan masyarakat telah dimulai sejak 2016 lalu. Ia melihat selama ini kehadiran pemuda tak pernah diberdayakan secara optimal.

A�”Saya tegaskan jangan pernah melihat pemuda sebagai masalah. Mereka adalah potensi yang luar biasa,” ucapnya.

Lalu Malik Hidayat merupakan sosok yang sudah tak asing lagi di Lotim. Pria yang kesehariannya merupakan seorang guru ini merupakan penggagas hadirnya Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI) Lotim di Lenek. Ia juga menjadi Penggagas Berdirinya Majelis Adat Sasak Paer Timur dan saat ini menjabat koordinator majelis adat sasak. Bersama para pemuda di Lotim, ia juga menjadi motor lahirnya sejumlah kelompok usaha msyarakat.

Kini, bersama masyarakat, pemuda dan seluruh lapisan kalangan ia mengaku siap maju melalui jalur independen. Saat ini tim yang dibentuk secara swadaya diungkapkannya telah mengantongi puluhan ribu KTP sebagai syarat untuk maju menjadi Calon Bupati nanti.

A�”Kami mengusung konsep meriri (memperbaiki, Red) dalam artian bukan berarti menganggap pemerintahan yang sebelumnya tidak berhasil. Tetapi meriri kondisi Lotim menjadi lebih baik,” jelasnnya.

Beberapa hal yang disorot untuk diperbaiki di Lotim diantranya minimnya lapangan kerja. Hal ini yang kemudian membuat potensi pemuda seolah tak ada artinya. Putus sekolah, tak memiliki wawasan dan keterampilan yang cukup menyebabkan para pemuda akhirnya memilh menjadi TKI.

“Ada tiga pilar yang dibutuhkan oleh pembangunan Lotim ke depan. Yaitu pembangunan yang bermartabat berlandaskan agama dan adat, kedua pembangunan berdayaguna melibatkan pemuda, dan ketiga adalah pilar pembangunan energi ekonomi industri,” jelasnya. Lotim dikatakan memiliki sumber daya yang sangat komplit. Baik sumber daya alam maupun manusia. Hanya seja, selama ini keberadaan sumber daya ini belum bisa dimaksimalkan. Atas keterpanggilan itulah, Lalu Malik Hidayat mengaku siap membawa angin perubahan di Pilkada melalui jalur independen.

“Jika Pilkada Lotim dimenangkan oleh transaksi politik, maka birokrasi dijadikan lahan bisnis. Ini yang ingin kami ubah,” terangnya. “Kenapa saya bersama pemuda, karena hanya pemuda yang memiliki rasa idealis, inovasi dan bisa membawa perubahan besar bagi daerah,” pungkas pria yang juga menjabat Ketua Badan Kesenian Daerah tersebut. (ton/r2)

Related posts

Anak Jadi Korban dan Kekerasan, Salah Siapa? (2-Habis)

Redaksi Lombok post

Mirisa��Pantai Kayangan Penuh Sampah

Iklan Lombok Post

CPNS K2 Dompu Kepung Pendopo

Redaksi Lombok post