Lombok Post
Kriminal

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu Asal Lotim

UNGKAP SABU: Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB berhasil menangkap dua terduga kurir narkotika jenis sabu dengan jumlah 50 gram, di Lombok Timur. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM -A�Dua kurir sabu dari Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur (Lotim) dicokok polisi. Keduanya pelaku dengan inisial AS, 26 tahun dan AJ,37 tahun ditangkap bersama barang bukti narkotika yang mencapai 50 gram.

Dalam proses penangkapan itu, polisi lebih dulu mengamankan AJ. Pria asal Desa Jurit ini ditangkap di Desa Sukadana, Kecamatan Terara, Lotim, sekitar pukul 14.45 Wita, akhir April lalu.

Dari penggeledahan badan yang dilakukan polisi, mereka mendapatkan satu poket sabu besar yang berisi kristal putih diduga sabu. Barang haram itu ditemukan di saku kanan celana AJ.

a�?Sabunya satu poket saja, tapi dalam ukuran besar,a�? kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, kemarin (3/5).

Selang beberapa jam setelah penangkapannya, tepatnya sekitar pukul 17.45 Wita, polisi kembali mengamankan satu orang terduga kurir lainnya, yakni AS. Pria yang masih satu desa dengan pelaku pertama ini, diringkus polisi di Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela.

a�?Dari pelaku kedua ini, kita temukan satu poket besar diduga sabu. Beratnya itu 26 gram,a�? ungkapnya.

Menurut Satra, kedua pelaku yang diamankan timnya diduga berperan sebagai kurir. Mereka menjual sabu dalam partai besar. Barang haram yang mereka jual ditujukan kepada bandar-bandar lain di wilayah Lotim.

a�?Nanti sabunya diecer lagi. Dugaan sementara ini mereka sebagai kurir,a�? kata perwira dua mawar ini.

Lebih lanjut, Satra mengatakan, kedua pelaku mengaku baru dua bulan terakhir mengenal narkoba. Hanya saja, polisi tidak begitu saja mempercayainya. Terlebih sabu yang diamankan petugas jumlahnya mencapai 50 gram.

a�?Itu sabu per gram dijual Rp 2 juta, jadi butuh modal banyak. Hasil tes urine mereka juga positif,a�? beber dia.

Sementara itu, saat ditanya awak media AJ yang hanya lulusan SD ini, tak membantah pernyataan polisi. Dia mengaku disuruh seseorang untuk mengantar sabu ke wilayah Sukadana. Jasanya dihargai dengan uang sebesar Rp 250 ribu.

a�?Cuma disuruh antar saja, nanti dikasih upah Rp 250 ribu,a�? aku dia.

Atas perbuatan yang ia dan AS lakukan, mereka terancam dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2, Pasal 112 Ayat 2, dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya menginap di hotel prodeo selama 20 tahun.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost