Lombok Post
Praya

Warga Ancam Segel Kantor Desa Kopang Rembiga

KANTOR DESA: Suasana di kantor Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang Lombok Tengah belum lama ini.(Dedi/Lombok Post)

PRAYA-Pemecatan lima staf aparatur pemerintah Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang Lombok Tengah (Loteng) berbuntut panjang. Warga mengancam akan menyegel kantor desa, hingga menuntut kepala desa (kades) setempat, mundur dari jabatannya.

a�?Itu kalau, surat keputusan (SK) pemecatan terhadap lima staf desa bersangkutan, tidak dicabut atau dibatalkan,a�? ancam salah satu warga Desa Kopang Rembiga Rukmawati pada Lombok Post, kemarin (9/5).

Ia menekankan, para tokoh di Desa Kopang Rembiga sepakat, akan mengawal persoalan tersebut sampai tuntas, sampai ada jawaban pasti, apakah dicabut atau tidak. a�?Karena, beberapa diantara mereka yang dipecat itu, ada dari kalangan perempuan,a�? kata Rukmawati.

Senada dikatakan tokoh masyarakat desa setempat Syaripuddin. Dikatakannya, dalam rilis yang dibuat dan disampaikan ke dewan, warga menemukan kejanggalan birokrasi dan anggaran di Desa Kopang Rembiga.

a�?Terakhir, kami menemukan kegiatan BUMDes jalan ditempat. Parahnya lagi, usahanya tidak sesuai Permendes Nomor 4 Tahun 2015,a�? bebernya.

Atas dasar itulah, pihaknya menyarankan Pemkab dan dewan mengeluarkan rekomendasi pemecatan terhadap kades bersangkutan. Lalu, menganulir SK pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa, menganulir SK pembentuak tim pengisian perangkat desa (TPPD) dan melakukan seleksi ulang perangkat desa.

a�?Selama, peraturan desa (Perdes) belum diketok, maka pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa, tidak bisa diterima,a�? kata Kasubag Hukum Setda Loteng Nanang AA, terpisah.

Pria asal Desa Kopang Rembiga itu juga, menyayangkan permasalahan yang terjadi di desanya. Terlebih, warga mulai melempar ancaman menyegel kantor desa. a�?Karena, sepengetahuan kami, sejak desa itu berdiri, hingga sekarang aman. Tumben ada masalah,a�? sambung Anggota Komisi I DPRD Loteng Suhaimi.(dss/r2)

 

Berita Lainnya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

Redaksi LombokPost