Lombok Post
Headline Kriminal

Selain Narkoba, Duo Jambret Cakra Simpan Pistol

BARANG BUKTI: Kapolres Mataram AKBP Muhammad (tengah) menunjukkan senjata api rakitan yang ditemukan polisi dari kediaman dua pelaku jambret, di Lombok Tengah, kemarin (15/5). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAMA�-A�Polisi menindaklanjuti penangkapan terhadap Sya, 30 tahun dan Sah, 28 tahun, duo jambret yang nyaris tewas dihakimi warga A�di Cakranegara akhir pekan kemarin. Mereka melakukan penggeledahan di kediaman kedua pelaku, di Desa Sangkerang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng).

Hasil penggeledahan cukup mengejutkan. Polisi menemukan satu unit senjata api (senpi) rakitan bersama dua butir peluru aktif. Ada juga dua senjata tajam jenis pedang, serta beberapa tas yang diduga hasil kejahatan pelaku.

Selain senjata, kedua pelaku juga diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Ini setelah polisi menemukan alat hisap sabu lengkap dari kediaman mereka.

a�?Kalau untuk barang bukti narkobanya tidak kita temukan, cuma alat hisap saja,a�? kata Kapolres Mataram AKBP Muhammad, kemarin (15/5).

Mengenai senpi rakitan, Kapolres mengaku penyidik masih mendalaminya. Polisi masih belum mendapatkan jawaban dari kedua pelaku terkait dari mana senpi didapatkan serta digunakan untuk apa.

Meski demikian, polisi menduga kuat jika senpi rakitan tersebut digunakan kedua pelaku saat beraksi. Ini jika melihat rekam jejak mereka yang tak segan melukai korbannya ketika melakukan aksi kejahatan.

Untuk spesifikasi senpi rakitan yang didapatkan, Muhammad memastikan jika pistol tersebut berbeda dengan milik anggota polisi. Pistol milik kedua pelaku memiliki tujuh lubang untuk menaruh tujuh butir peluru. Tempat pelurunya dirakit dari anak timbangan.

a�?Ada tujuh lubang, kalau polisi pistolnya hanya ada enam lubang untuk enam peluru,a�? kata dia.

Lebih lanjut, pengembangan penyidik tidak saja terkait penemuan senpi di kediaman pelaku. Mereka juga mendalami lokasi kejahatan tempat mereka beraksi. Terutama untuk wilayah Lombok Timur (Lotim). Sebab keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yang dikeluarkan Polres Lotim.

a�?Masih tetap kita lakukan pemeriksaan. Sementara ini pelaku ada di tahanan Polres Mataram,a�? ujar mantan Kapolres Sumbawa ini.

Sebelumnya, Sya dan Sah gagal menjambret di Jalan Ismail Marzuki, Cakranegara Sabtu (13/5). Mereka bahkan nyaris meregang nyawa akibat amukan massa yang marah.

Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Cakranegara dan Polsek Mataram berhasil mengamankan keduanya. Dari keterangan awal kepada petugas, mereka mengaku telah beraksi sebanyak 10 kali di Kota Mataram.

Meski gagal menjambret, kedua pelaku tetap terancam masuk bui. Mereka akan disangka dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya paling lama sembilan tahun penjara.(dit/r2)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost