Lombok Post
Headline Politika

Sisi Lain Bakal Cagub NTB (1) : Suhaili FT Suka Nyanyi Dangdut dan Pandai Memasak

Suhaili FT

A�

A�

BERSONGKOK putih dipadu baju safari berwarna senada, plus sorban bergaris putih tersampir di pundak, H Suhaili FT berdendang. Dia tampil dalam video klip The Best Album Seleksi Sasaq H. Suhaili FT. Dalam video klip yang hingga kini masih bisa dinikmati di situs berbagi video Youtube itu, Suhaili mendedangkan lagu dengan judul Pituah ciptaan Edy Maaf.

————————————————

Bukan lagu cilokaq. Itu lagu dangdut modern. Cuma, syairnya memang memakai bahasa Sasak. Dalam video klip berdurasi 5 menit delapan detik itu, Suhaili terlihat empat kali berganti kostum. Dia antara lain terlihat mengenakan pakaian terusan gombrong warna hitam tanpa kerah dengan kancing di bagian dada. Berdendang sambil berdiri memegang pohon kelapa.

Kali lain, Suhaili tampil duduk di berugak dengan sorban bercorak kotak-kotak menggelantung di leher, dipadu jubah warna abu berlengan pendek. Lalu masih dengan kostum yang sama namun kembali memakai peci putih, dia terlihat terus berdendang. Actingnya memikat. Mengikuti musik yang mendayu dan mengiris-iris dengan tempo tidak cepat dan tidak lambat.

Diunggah 11 Agustus 2011, video klip tersebut hingga tadi malam telah ditonton 2.866 kali. Video ini mendapat dua komenter. a�?Mai suaren pak haji,a�? begitu akun Tanpanama o1 membubuhkan komentarnya delapan bulan lalu. Satu lagi komentar dari akun Ala ul islam yang dibubuhkan satu tahun silam tidak kami kutip. Soalnya menyangkut postur tubuh.

Baca Juga :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”6″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1401″ tax_operator=”2″ offset=”1″ order=”desc”]

Suhaili FT yang dalam video klip itu, orang yang sama dengan Suhaili FT yang kini menjabat Bupati Lombok Tengah. Video klip itu pun diunggah saat mantan Ketua DPRD NTB tersebut telah resmi memimpin Gumi Tatas Tuhu Trasna di periode pertama. Pada periode pertama kepemimpinannya, Suhaili dan wakilnya HL Normal Suzana dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan pada 27 November 2010. Sementara periode lima tahun kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati HL Pathul Bahri, dimulai pada 17 Februari 2016.

Di tengah pengkhidmatannya memimpin Loteng, Suhaili kini telah mengantongi dukungan DPP Partai Golkar untuk bertarung dalam pemilihan Gubernur NTB 2018. Dia mernjadi salah satu kandidat yang siap bertarung bersama kandidat lainnya seperti Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, Bupati Lombok Timur H Ali Bin Dahlan, Rektor Universitas Mataram Prof H Sunarfi, Rektor Universitas Hamzanwadi Hj Sitti Rohmi Djalilah, Anggota DPR RI Zulkieflimansyah dan Inspektur Kodam IX Udayana, Kolonel Lalu Rudy Irham Srigede.

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� Dan tampaknya, Suhaili, akan menjadi satu-satunya calon Gubernur NTB yang tercatat pernah punya video klip musik. Dia sepertinya juga bakal menjadi satu-satunya kandidat Gubernur NTB yang sungguh sangat hobi berdendang. Suhaili senang dangdutan.

Banyak kalangan yang menilai, suara Ketua DPD Partai Golkar NTB itu mirip raja dangdut Rhoma Irama. Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi pun, sudah acap kali menyanjung hobi Suhaili ini. Terakhir, sanjungan atas kebolehan Suhaili dalam berdendang datang dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Suhaili juga tercatat sebagai salah satu kepala daerah yang kerap mengundang artis-artis ibu kota manggung di daerah yang dipimpinnya. Hal ini bahkan nyaris sudah seperti agenda rutin.

Jangan hitung berapa kali dia mengundang raja dangdut Rhoma Irama. Atau para pesohor pedangdut papan atas tanah air. Mereka acap datang silih berganti menghibur masyarakat Loteng. Melengkapi kedatangan penyanyi pop dan band seperti Dewa 19, Padi, ST12, Wali, GIGI, dan Armada.

a�?Tinggal satu yang belum kita datangkan ke Loteng, yaitu band Noah,a�? kata Suhaili pada Lombok Post. Berkali-kali dikabarkan akan manggung, band yang digawangi Ariel itu belum sempat menjejakkan kaki di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Soal kegemarannya mengundang artis ibu kota itu, Suhaili menyebut dirinya hanya ingin menghibur masyarakat secara gratis. Tentu saja sembari promosi pariwisata dan menumbuhkan ekonomi kreatif.

Nah, soal hobinya menyanyi, Suhaili mengaku kerap mencuri-curi waktu waktu kosong untuk menyalurkan hobinya tersebut. Hampir seluruh lagu Rhoma Irama dia kuasai. Anda mau tanya lagu apa? Gali Lobang Tutup Lobang, Gitar Tua, Gelandangan, Kata Pujangga, Syahdu, Kegagalan Cinta, Keramat, Lailaahailallah, atau lagu Mutiara Hidup? Suhaili hafal mati semuanya.

Tapi belakangan, yang seringkali dia dendangkan adalah lagu si Raja Dangdut berjudul Firman Tuhan.

Saking serius menekuni hobinya menyanyi itu, Suhaili juga membentuk band dangdut. Dia beri nama M3. Suhaili pula yang langsung melatih para penyanyi band tersebut. Band inilah yang menghasilkan lagu Sasak dengan judul Pituah yang dibuatkan video klip. Lagu lain di album tersebut dengan judul Bongoh Lepoq dan Lelah.

Kendati Suhaili tidak pandai memainkan alat musik, namun soal irama, dia rupanya sangat jago. Lombok Post pun beberapa kali melihat langsung cara Suhaili melatih bandnya tersebut. Terakhir, beberapa malam lalu, di dapur Maiq Meres BBI Desa Pemepek, Suhaili begadang memberi arahan pada latihan bandnya itu. a�?Kuncinya, tekun belajar. Itu saja,a�? kata Suhaili soal keterampilan berdendangnya itu.

Apa hobinya itu saja? Oh ternyata masih ada hobi lain. Suhaili juga rupanya hobi memasak. Ya. Memasak. Soal menyajikan hidangan ini, nyaris dia sama mahirnya dengan menyanyi. Hasil racikannya pun maknyus.

Tinggal sebut saja, apa yang mau dimasak. Suhaili bisa. Jangan heran kalau dia adalah pencetus label dan kemasan Sambal Cegeh Maiq Meres. Ia juga pintar mengolah sambal walang sengit atau kenango.

Tidak itu saja, Suhaili juga pintar memasak olahan sayur ares yang bahan bakunya pohon pisang. Juga lihai memasak rembung. Apalagi macam sayur bening, sambal ikan teri, sayur nangka. Itu sih gampang bagi dia.

Lombok Post pun sudah berkali-kali merasakan langsung maknyusnya masakan sang Bupati. Yang terbaru, dia menyajikan menu mie dicampur sayur dan sambal ayam kampung dalam sebuah perjamuan yang dihadiri para kepala SKPD lingkup Pemkab Loteng.

Para tamu diminta hanya duduk manis saja di meja. Dan Suhaili mulai beraksi. a�?Mie yang saya sajikan ini, bumbunya bukan bumbu mie instant. Tapi, bumbu ala Suhaili. Lebih terjamin kesehatannya,a�? ujar dia di sela-sela aksinya di dapur maiq meres Balai Benih Ikan (BBI) Desa Pemepek, Batukliang Utara.

Layaknya juru masak, di dapur ia mengulek-ulek sambal, memotong ayam, merebus air. Kalau sudah beraksi begini, di dapur, Suhaili tak boleh diganggu. Siapa pun itu. Ia lebih suka sendiri, tidak perlu dibantu.

Ia memasak menu mie untuk 21 orang tamu yang hadir selain sambal ayam kampung. Bahan mie dicampur aneka sayur macam wortel, kol, dan kecambah. Setelah semuanya siap, barulah Suhaili meminta para juru masak yang asli untuk menghidangkan.

a�?Apa saja bumbunya, itu menjadi rahasia perusahaan. Yang penting, nikmati saja,a�? kata Suhaili melempar senyum pada para tetamu. Sejumlah tamu terlihat sangat lahap. Bahkan ada yang sampai nambah. Suhaili sendiri tak ikut makan bersama. Ia mengaku kenyang begitu melihat mereka lahap menyantap hidangan yang disajikannya. (dss/r8)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost