Lombok Post
Headline Selong

Ali BD Tetap Prioritaskan Labuhan Haji

SIAP DIANGGARKAN LAGI: Suasana Pelabuhan Labuhan Haji belum lama ini. Kapal pengeruk pasir yang sebelumnya gagal melaksanakan tugasnya juga terlihat masih bertahan. TONI/LOMBOK POST

SELONGA�– Meski proyek pengerukan Pelabuhan Labuhan Haji telah mengalami kegagalan tahun 2016 lalu, Bupati Lotim Ali BD bersikukuh kembali menganggarkan. Rencananya, bupati akan menganggarkan Rp 30-40 miliar di APBD perubahan mendatang.

a�?Kita akan selesaikan Labuhan Haji. Nanti akan dianggarkan di APBD Perubahan. Pelabuhan Labuhan Haji itu prioritas saya,a�? kata dia kepada wartawan.

Menurut Ali BD, saat ini banyak perusahaan atau kapal yang sedang menunggu untuk bisa bersandar di Labuhan Haji. Mulai dari bongkar kapal yang mengakut muatan pupuk, semen hingga bahan tambang. Sehingga, akan sangat disayangkan jika pelabuhan yang sudah ada di Lotim ini tidak dimaksimalkan keberadaannya.

a�?Saya mau jadi gubernur jadi presiden itu (Labuhan Haji, Red) tetap jadi prioritas. Karena itu banyak dilirik oleh perusahan. Banyak yang nunggu, kapal pengangkut semen dan pupuk itu. Kita bodoh kalau nggak selesaikan,a�? tegasnya.

Terkait kegagalan proses pengerukan di tahun sebelumnya, Ali BD meminta agar hal tersebut menjadi pelajaran bagi tim lelang. Agar lebih berhati-hati dalam menunjuk kontraktor atau pemborong.A� Sehingga, hal semacam ini tak lagi kembali terjadi.

A�a�?Kalau saya sangat teliti melihat pemborong itu. Investor mau bangun hotel, atau berinvestasi mana duitmu. Semua harus seperti itu. Harus ada jaminan biar nggak terjadi seperti ini lagi,a�? katanya.

Sementara denda untuk kontraktor yang gagal menyelesaikan tugasnya tahun lalu, Ali BD mengungkapkan saat ini itu sedang dalam proses. a�?Yang jelas itu akan kita anggarkan sekitar 30-40 miliar di APBD perubahan nanti,a�? ucapnya.

Ia juga menyinggung kapal yang hingga saat ini masih bertahan di perairan Labuhan Haji. Meskipun kontraknya sudah diputus oleh Dinas PU. a�?Bisa saja nanti itu ditunjuk oleh kontraktor yang menang. Kan bagus itu,a�? cetusnya.

Sebelumnya, sejumlah pihak menyayangkan kegagalan pengerukan kolam Labuh Labuhan Haji. Karena dengan gagalnya pengerukan tersebut, anggaran yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur lain akhirnya tak dapat digunakan. Selain itu, kebijakan Ali BD yang memprioritaskan sejumlah pembangunan proyek di Labuhan Haji juga dikritis. a�?Pembangunan harus berkeadilan, jangan hanya Labuhan Haji terus yang diperhatikan. Masih banyak di Lotim ini yang butuh sentuhan pemerintah selain Labuhan Haji,a�? kata Ketua KNPI Lotim Taufik Hidayat. (ton/r2)

Berita Lainnya

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost