Lombok Post
Metropolis

Server Pemkot Mati Tiga Jam, Antisipasi Serangan Virus Wannacry

WASPADA: Salah seorang pengguna internet tampak berhati-hati sesaat sebelum berselancar di dunia maya, mengantisipasi virus global yang sedang mewabah, kemarin. Ivan/Lombok Post

MATARAMA�– Penyebaran virus siber wannacry yang menyerang sistem komputer melalui jaringan internet sempat membuat Pemkot Mataram was-was. Karenanya Senin (15/5) lalu, seluruh sistem internet Pemkot Mataram sempat dimatikan total.

“Kita matikan hingga lebih dari tiga jam, bahkan sampai setengah hari saat itu,a�? kata Kadis Kominfo Kota Mataram HL Junaidi, kemarin.

Langkah tersebut merupakan antisipasi jika sewaktu-waktu virus tersebut menyerang sistem data Kota Mataram. Dengan mematikan total seluruh sistem tersebut, berbagai aktivitas kedinasan jelas terganggu. Namun langkah itu adalah yang paling tepat dilakukan untuk mencegah hal yang tak diinginkan.

“Kalau sampai terinfeksi kan lebih parah, bisa mati total selamanya, data juga hilang,a�? sambungnya.

Saat sistem internet itu dimatikan, pihaknya kemudian mengikuti sejumlah langkah sesuai arahan Kementerian Kominfo RI. Salah satunya mencadangkan data yang dimiliki dalam file lain.

Sembari itu, pihaknya terus mengingatkan berbagai OPD. Sejumlah broadcast pesan disebar melalui jaringan aplikasi dan medsos menggunakan HP. Intinya mengingatkan seluruh pihak berhati-hati.

“Alhamdulillah, semua jadi waspada dan sampai sekarang tak ada laporan yang kena virus,a�? ucapnya.

Dihari yang sama, setelah menanti dalam ketidakpastian, Pemkot Mataram akhirnya menerima informasi bahwa virus yang menyerang komputer itu sudah bisa diatasi. Caranya sudah diketahui dan langsung disebar ke seluruh daerah, termasuk Mataram.

Dengan pemberian pemahaman itu, virus tersbeut lanjutnya dapat ditangkal jika sewaktu-waktu menyerang. a�?Kalau tanya hari ini, ya kondisi kita sudah kembali normal,a�? ujarnya.

Segala pelayanan yang menggunakan teknologi komputer jaringan internet sudah lancar kembali. Kendati ancaman virus tersebut masih ada, pihaknya kini tak terlalu risau, karena sudah ada teknik dan cara antisipasi yang diberikan.

“Saya sudah cek ke rumah sakit, semua pelayanan normal,a�? sambungnya.

Di berbagai belahan dunia, rumah sakit memang menjadi fasilitas vital yang paling banyak diserang. Begitu melumpuhkan sistem komputer, maka pasien juga akan terganggu dalam menerima pelayanannya.

Pantauan Lombok Post di RSUD Kota Mataram, pelayanan berjalan lancar dan tak ada kendala.

“Tadi selesaikan pembayaran rawat inap, data saya lihat ada semua di komputer,a�? kata Fajri, salah seorang keluarga pasien menuturkan kondisi yang dialami. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost