Lombok Post
Selong

Semua Desa Harus Punya Website

FOKUS: Sejumlah Kepala Desa yang ada di Lotim saat mengikuti workshop mengenai Sistem Informasi Desa (SID) di aula Kantor Bupati Lotim kemarin (22/5). TONI/LOMBOK POST

SELONGA�– Sejumlah persoalan yang terjadi di beberapa desa di Lombok Timur (Lotim) kerap dilatari minimnya informasi yang disajikan desa. Untuk itu, keterbukaan informasi publik di desa menjadi salah satu misi yang diemban Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Menggandeng Lembaga Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (Kompak), Dinas PMD memberikan workshop penerapan aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) di aula Kantor Bupati Lotim.

a�?Ini untuk memberikan pemahaman bagi semua kepala desa selaku pengambil kebijakan. Arahnya nanti, setelah memahami aplikasi SID ini, setiap desa harus memiliki website,a�? kata Kepala Bidang Pemdes Dinas PMD Lotim, Khairul Amri.

Kehadiran website desa penting untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan desa. Karena, di dalam website desa nantinya semua informasi tentang desa akan disajikan. Mulai dari program, pembangunan, hingga penggunaan dan alokasi anggaran desa. Sehingga, kehadiran website juga menjadi salah satu upaya untuk transparansi desa.

Dari 239 desa yang ada di Lotim saat ini ada 13 desa yang sudah menginisiasi untuk pembuatan website desa. Setelah worksop SID bagi para Kades ini, akan dilanjutkan dengan pelatihan bagi perangkat desa untuk mengelola website.

a�?Kalau sudah pelatihan ini, insya Allah semua akan kita giring ke sana (pembuatan website, Red). Karena memang berdasarkan Permendes tentang penggunaan dana desa itu boleh menganggarkan dana desa untuk pembuatan website,a�? jelas Amri sapaanya.

Jika mengacu pada undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, wajib hukumnya bagi setiap pemerintah desan dan kabupaten menerapkan sitem informasi desa.

a�?SID inilah aplikasi untuk pengolahan data. Nanti pelatihannya akan dilakukan bulan Juli mendatang untuk perangkat desa yang akan mengelola websitenya,a�? ujarnya.

Distrik Koordinator Kompak, Nanik Munthohiyah menjelaskan kehadiran SID memiliki banyak manfaat bagi desa. SID akan menjadi desa itu bias memiliki pusat data yang valid dan akurat.

A�a�?Dengan memiliki data yang valid dan akurat pemerintah desa bisa melakukan perencanaan berbasis data. Sehingga program pembangunan desa lebih tepat sasaran,a�? jelasnya.

Selain itu, kehadiran SID untuk menjawab tuntutan bagaimana membangun transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Mengingat adanya SID yang tersedia dalam website akan mendorong pemerintah desa untuk bisa memberikan informasi yang akurat tentang berbagai hal di desa.

A�a�?Sehingga pemerintah desa bisa memberikan data kepada siapapun yang membutuhkan. Masyarakat juga bisa melakukan pengawasan tanpa harus datang ke kantor desa,a�? lugasnya.

Untuk saat ini, Kompak bekerjasama dengan Pemkab Lotim membangun desa didua Kecamatan yakni di Aikmel dan Terara ini. Dengan masing-masing kecamatan terdapat lima desa binaan Kompak. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost