Lombok Post
Kriminal

Tangkap Dagang Ayam, Polisi Sita Setengah Ons Sabu

SABU SETENGAH ONS: Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan saat penangkapan terduga pengedar di Lombok Timur, kemarin (22/5). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-Dua poket berisi bubuk kristal putih diduga sabu dengan berat 51,11 gram diamankan polisi di Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulya, Lombok Timur (Lotim). Puluhan gram sabu itu ditemukan petugas saat menangkap JM (inisial, Red), 42 tahun, di sebuah rumah di Desa Dasan Lekong, pada Rabu (10/5).

Menurut keterangan polisi, rumah yang digrebek polisi merupakan kediaman kakak ipar pelaku. Dari informasi yang didapat polisi, rumah tersebut kerap dijadikan tempat untuk transaksi narkotika.

Dugaan tersebut dibuktikan polisi saat menangkap JM. Polisi meringkusnya tepat ketika yang bersangkutan melakukan jual beli narkotika jenis sabu dengan seseorang.

a�?Sedang transaksi itu kita tangkap,a�? kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, kemarin (22/5).

Satra mengatakan, JM diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Wilayah penjualannya meliputi Kabupaten Lotim. Dia kerap melayani setiap penyalahguna maupun penjual eceran sabu di rumah tempat ia di tangkap.

Dari penggeledahan di rumah tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, satu poket berisi kristal putih diduga sabu dengan berat 50,1 gram, satu poket kristal putih diduga sabu seberat 1,01 gram, satu timbangan digital, satu telepon genggam, dan peralatan hisap sabu.

Sementara itu, JM yang berprofesi sebagai pedagang ayam potong tak mengakui jika sabu dengan berat 50,1 gram adalah miliknya. Kata dia, sabu itu milik seseorang yang kabur saat penggerebekan.

a�?Bukan punya saya itu,a�? aku dia.

JM menjelaskan, saat penangkapannya ada seseorang yang kabur. Saat proses kabur itu, sabu yang dibawa orang tersebut terjatuh. a�?Teman itu lari, dia bawa tas. Pas lari itu sabunya jatuh. Lihat saja plastiknya itu rusak, karena sebelumnya sudah jatuh,a�? terangnya.

Meski mengklaim poket besar berisi sabu bukan miliknya, namun JM mengakui jika dirinya sebagai penyalahguna narkotika. Hampir sepuluh tahun lamanya dia menjadi pemakai sabu.

a�?Sudah lupa berapa lama, mungkin ada sepuluh tahun saya pakai narkoba,a�? kata dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost