Lombok Post
Headline Tanjung

Waspada…!!! Kekeringan Mulai Melanda Lombok Utara

kekeringan
Ilustrasi/Lombok Post

TANJUNG-Setiap tahun sejumlah daerah di Lombok Utara pasti mengalami kekurangan air bersih. Permintaan air bersih akan semakin meningkat seiring memasuki musim kemarau. a�?Sekarang sudah banyak dusun yang mengeluh kekurangan air bersih karena kekeringan ini,a�? ungkap anggota Komisi III DPRD Lombok Utara Artadi, kemarin (23/5).

Artadi mengaku dirinya sudah mendapatkan keluhan dari warga dari Kecamatan Tanjung dan Bayan yang mengalami kesulitan air. Namun ia menilai instansi terkait dalam hal ini BPBD tidak cepat merespons keluhan warga ini. A�Padahal, warga sudah mengajukan surat permohonan bantuan air bersih dan tandon untuk menampung air tetapi sampai saat ini belum juga diberikan. a�?Masak setiap warga mengajukan surat permintaan air jawabannya dinas tidak ada anggaran,a�? tuturnya.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Bahkan jika warga datang dan meminta langsung ke BPBD terkesan dipingpong. Pihaknya tidak mau ada korban dulu, baru kemudian dinas terkait ini merespons. a�?Kalau begini kami minta bupati evaluasi terhadap kinerja SKPD ini,a�? tandasnya.

Menurut Artadi, selain air bersih, permintaan warga untuk bantuan tandon penampung air juga belum direalisasikan. Padahal warga sudah dijanjikan dan diminta membuat surat permohonan. a�?Kadusnya sudah buat dua kali surat permohonan. Tempat menanam tandon juga sudah disiapkan tapi bantuan tendon tidak ada sampai sekarang,a�? kesalnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Lombok Utara Iwan Maret Asmara yang dikonfirmasi Koran ini mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan dari warga terkait permintaan air bersih ini. A�a�?Belum ada laporan masuk. Tapi kami akan turun langsung cek ke lapangan bagaimana kondisi masyarakat,a�? ujarnya.

Ditambahkan, dalam penyaluran bantuan air bersih memiliki standar seperti penepatan status darurat. Jika sudah darurat, pemberian bantuan air bersih menjadi tanggung jawab pemerintah. Dan masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan air bersih tersebut. a�?Kami beroperasi itu tidak membebankan masyarakat. Tapi saat ini kami memang belum terima laporan permintaan air bersih dari masyarakat,a�? pungkasnya. (puj/r1)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost