Lombok Post
Kriminal

Lagi, Pengedar Narkoba di Trawangan Tertangkap

BARANG BUKTI: Sembilan poket bubuk kristal putih diduga sabu dan 10 butir pil diduga inex disita tim Satresnarkoba Polres Lombok Utara di Gili Trawangan, Kamis (25/5). POLDA NTB UNTUK LOMBOK POST

MATARAM– Dua pemuda berinisial Is, 24 tahun dan Joh, 22 tahun, ditangkap tim Satresnarkoba Polres Lombok Utara, Kamis (25/5). Kedunya diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu dan ganja di Gili Trawangan, Lombok Utara.

Menurut keterangan polisi, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat. Informasi itu menyebutkan jika kedua pelaku kerap menjual narkoba kepada wisatawan yang ada di Gili Trawangan.

Berbekal ciri-ciri pelaku, sekitar pukul 22.30 Wita, petugas melakukan pengintaian di lokasi tempat keduanya sering menjual narkoba. Tak lama setelah mengintai, polisi melihat keberadaan Is dan Johri yang tengah menunggu pembeli di pinggir jalan.

Mengantisipasi buruannya kabur, polisi bergerak cepat. Mereka langsung meringkus pelaku dan melakukan penggeledahan saat itu juga, dengan disaksikan masyarakat umum.

Benar saja, ketika melakukan penggeledahan badan, polisi menemukan barang bukti dari saku baju pelaku. Narkotika yang ditemukan petugas disimpan di dalam bungkus rokok. Saat membongkar isi bungkus rokok itu, petugas menemukan sembilan poket berisi kristal putih diduga sabu dengan berat bruto 4,43 gram dan 10 butir pil diduga inex.

a�?Ada juga uang sebanyak Rp 180 ribu yang ditemukan petugas,a�? kata Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti, kemarin (26/5).

Tri Budi mengatakan, penanganan perkara kepemilikan narkoba ini ditangani Polres Lombok Utara. Tim Satresnarkoba kini masih menggali keterangan dari para pelaku. Terkait asal usul narkoba yang mereka jual.

a�?Sekarang ada di tahanan Polres Lombok Utara, masih didalami oleh penyidik disana,a�? ujarnya.

Lebih lanjut, Tri Budi mengatakan, kedua pelaku telah lama diincar petugas. Mereka dicurigai karena kerap menjual narkoba kepada wisatawan di Gili Trawangan. Terkait dengan aktivitas penjualan narkotika di pulau wisata itu, Tri Budi menegaskan jika jajarannya tetap memberi atensi untuk menekan peredaran narkotika di destinasi wisata.

a�?Kalau itu sudah pasti. Peredaran narkotiba di kawasan wisata akan kita tekan seminimal mungkin,a�? tandasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost

Absen Kerja, Sukatra Ditemukan Tak Bernyawa

Redaksi LombokPost

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost