Lombok Post
Headline Selong

Diprotes Sopir Angkot, Operasional Damri Mandalika-Suela Diundur

brt
Damri

SELONG-Setelah didemo oleh ratusan sopir angkutan umum (angkot) A�beberapa waktu lalu, pihak Perum Damri Mataram akhirnya mengalah. Rencana angkutan umum perintis Damri yang beroperasi di jalur Terminal Mandalika menuju Suela Kebun Raya Lombok berubah total. Rencana awal yang semula angkutan beroperasi dua kali sehari yakni Subuh dan Sore hari berubah seiring desakan para sopir yang ada di Lombok Timur (Lotim).

a�?Mereka tidak dibolehkan oleh para sopir beroperasi seperti biasa (Subuh dan sore, Red),a�? beber Sekretaris Dinas Perhubungan Lotim Idham.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1638″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Bus Damri dari penjelasan Idham hanya dibolehkan beroperasi di atas sekitar pukul 06.00 sore. Padahal, pihak Damri telah mengganggarkan biaya operasional dari pusat untuk angkutan perintis di jalur Terminal Mandalika Mataram menuju Kecamatan Suela Lotim. Sehingga, mau tidak mauA� pihak Damri pun memenuhi permintaan para sopir ini beroperasi di atas pukul 06.00 Wita.

a�?Karena ini untuk menjalankan kewajibannya. Ada atau tidak ada penumpang karena sudah dianggarkan dari pusat,a�? beber mantan Camat Keruak tersebut.

Persoalan ini disinyalir akibat tidak adanya koordinasi dan sosialisasi dar ipihak Damri kepada para sopir angkutan umum . Dimana pihak Damri hanya melakukan komuniiasi dengan pimpinan Asosiasi Sopir Kendaraan Umum (Askum) Lotim.

a�?Ternyata dia nggak didengar oleh anggotanya, makanya pas demo beberapa waktu lalu dikeroyok oleh pertanyaan dan dituding anggotanya,a�? ungkap Idham.

Para sopir angkutan umum tidak mengizinkan Damri beroperasi sesuai rencana karena dinilai mematikan usaha angkutan umum lokal. Karena, sejak Damri beroperasi, penghasilan para sopir menurun. a�?Bahkan biaya beli bensin Rp 100 ribu pun nggak kembali,a�? aku Zainal salah seorang sopir angkutan umum asal Aikmel.

Kehadiran Damri memberi dampak yang signifikan terhadap para sopir angkutan umum. Apalagi, Damri dikatakan jauh lebih murah dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Sehingga, para penumpang beralih ke angkutan umum milik BUMN ini. a�?Mereka juga ada AC-nya, terus murah. Dong mati kami mau bersaing dengan Damri,a�? keluh Zainal.(ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost