Lombok Post
Headline Politika

Ahyar Abduh Ingin Wujudkan NTB Beriman, Berbudaya, dan Sejahtera

BERHARAP DUKUNGAN: H Ahyar Abduh mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Gubernur NTB, di Kantor DPD Partai Hanura NTB, Karang Sukun, Mataram kemarin (21/4) Lalu Mohammad/Lombok Post

Partai Hanura di NTB menggelar penyampaian visi misi bakal calon gubernur/wakil gubernur NTB. Ini untuk mengetahui bersama, mau dibawa ke mana NTB lima tahun ke depan.

A�

LESTARI DEWI, Mataram

 

Calon gubernur/wakil gubernur NTB diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misi diseluruh hadapan pengurus DPD dan DPC Partai Hanura NTB. Mereka para kandidat adalah yang telah mendaftar dan lolos verifikasi di Partai Hanura NTB.

 

Mendapat kesempatan pertama menyampaikan visi dan misi adalah Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. Didampingi sang istri dan tim suksesnya, Ahyar juga sampaikan visi dan misinya dihadapan para bakal calon gubernur/wakil gubernur NTB yang turut menghadiri kegiatan tersebut.

Penyampaian visi dan misi bagi Ahyar adalah program ke depan yang ingin diwujudkan bagi calon kepala daerah. Dan hal ini harus diketahui bersama, baik dari partai politik maupun masyarakat umum. Namun, untuk secara detailnya tentu dilakukan ketika sudah sah menjadi calon kepala daerah.

a�?Berasa sudah menjadi gubernur menyampaikan visi misi ke Hanura,a�? ujar Ahyar memulai pemaparannya, kemarin (22/5).

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ahyar yang mengenakan pakaian hitam putih tak lupa dengan peci hitamnya menegaskan, visi misi yang ingin diwujudkan adalah NTB Beriman, Berbudaya, dan Sejahtera.

 

Menurut Ahyar, tujuan masyarakat NTB untuk semua, beriman, berbudaya, dan sejahtera diwujudkan tanpa adanya diskriminatif. NTB yang memberikan akses bagi peluang kerja semua masyarakat, NTB yang berkeadilan, taat beragama dalam dalam menjunjung tinggi muamalah, serta toleransi antar umat beragama.

Secara lengkap program-program dalam mewujudkan visi dan misi didasari pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) NTB sejak tahun 2005 hingga 2025.

Berangkat dari ini, Ahyar juga melihat kondisi-kondisi umum di NTB. Baik secara demografis, geografis, perkembangan dan pertumbuhan masyarakat NTB. Serta keberhasilan-keberhasilan yang sudah dilakukan. Hingga, permasalahan apa yang belum diselesaikan untuk kemudian dicarikan solusinya. a�?Intinya seperti itu, kita carikan solusi-solusinya,a�? ucapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ahyar sebagai bakal calon gubernur/wakil gubernur NTB mendapat tiga pertanyaan dari Tim Pemenangan Pemilu Partai Hanura NTB dan perwakilan DPC Partai Hanura se-NTB.

 

Pertama, apa yang menjadi pemikiran pertama Ahyar terhadap Hanura jika menjadi partai pengusungnya dan menang seabagai Gubernur NTB. Termasuk pola kerja sama apa yang ditawarkan Ahyar kepada para partai pengusung.

 

Menanggapi hal ini, Ahyar jelaskan secara pribadi ia memiliki historis dan idealisme serupa dengan pendiri Partai Hanura H Wiranto. Begitu juga dengan Ketua DPD Partai Hanura NTB H Mudahan Hazdie.

Meski Ahyar akui bukan pengurus Partai Golongan Karya (Golkar) namun ia melihat ada hubungan sangat dekat antara Golkar dengan Hanura. Artinya, hubungan ini tentu akan dijaga Ahyar dengan sangat baik bersama program-program Hanura. Bukan hubungan secara struktural melainkan secara fungsional. a�?Saya ini bukan penumpang kereta api atau bus. Mari-mari mana karcisnya jurusan ini, selesai sampai sana, tidak,a�? tegas Ahyar.

 

Ahyar memandang sangat penting partai politik karena sebagai lembaga yang juga mementingkan kepentingan masyarakat. Justru, Ahyar sangat ingin terus mendapat pengawalan dan hubungan terjalin harmoni salam rangka memberi solusi kemaslahatan masyarakat. a�?Jangan khawatir, kita selalu bersama. Sejak di wali kota pun saya tidak pernah berpisah dengan Hanura,a�? imbuh pria kelahiran Dasan Agung tersebut.

 

Menjadi pertanyaan kedua untuk Ahyar dari tim adalah, seberapa besar harapan Ahyar mendapat peluang dukungan dari partai politik lain untuk berkoalisi dalam mengusung pasangan calon.

 

Hal ini diakui Ahyar, bahwa ia sudah lakukan komunikasi poltik dengan semua partai politik di NTB. Meski demikian, tentu belum elok bagi Ahyar untuk menyebutkannya karena memang tidak pada tempatnya. a�?Saya yakin pasti mendapat partai pengusung. Saya yakin dapat lebih dari 20 kursi,a�? tegasnya. a�?Tapi perasaan saya, Hanura saya yakini usung saya,a�? tambah Ahyar disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

 

Sementara pada pertanyaan ketiga, Ahyar diminta bagaimana mewujudkan pemerataan pembangunan antara dua pulau di NTB. Yaitu Lombok dan Sumbawa. Melihat kesenjangan pembangunan dan infrastruktur di dua pulau tersebut masih sangat tinggi.

Menurut Ahyar semua ini memiliki arti luas adanya konektivitas yang perlu dibangun. NTB adalah semua artinya ada pemerataan pembangunan, kemudahan akses untuk lapangan pekerjaan. Terpenting, bersama Hanura harus mengawal program-program tersebut. a�?Konektivitas infrastruktur memiliki nilai jual, termasuk konektivitas destinasi wisata, pendidikan, kesehatan dan lainnya,a�? terangnya mengakhiri. (bersambung/r7)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost